Minggu, 28 Mei 2017

world-economy  World Economy

Popularitas Partai Anti-Eropa Meningkat

Senin, 26 Mei 2014 9:04 WIB
Dibaca 457

Monexnews - Hasil pemilu parlemen Eropa menunjukan popularitas partai anti-Eropa mengalami peningkatan di beberapa negara anggota zona-euro. Ini mencerminkan kemarahan sebagian masyarakat terhadap kebijakan penghematan yang dijalankan pemerintah demi mengatasi krisis utang. Ini juga dapat menjadi tamparan bagi institusi Uni Eropa dan pemerintahan yang menjalankan kebijakan austerity. Meski demikian, partai pro-Eropa masih akan menguasai parlemen Eropa yang akan menentukan peraturan di Uni Eropa. Namun, meningkatnya popularitas partai anti-Eropa dapat menyulitkan penyusunan kebijakan termasuk kesepakatan perdagangan bebas Eropa dengan AS.

Partai pro-Eropa masih menjadi partai mayoritas di parlemen Eropa. Namun, hasil pemilu di Perancis, Inggris, Yunani, Denmark menunjukan keunggulan partai anti-Eropa dan ini dapat menimbulkan keraguan atas komitmen negara tersebut untuk menjalankan kebijakan penghematan. Di Perancis, partai National Front mengungguli partai pimpinan Presiden Hollande yang hanya mendapatkan suara 14%. Di Yunani, partai Syriza menggungguli partai Perdana Menteri Samaras. Di Inggris, dengan perolehan suara 29% partai UKIP  mengungguli partai Konservatif yang dipimpin Perdana Menteri Cameron dan partai oposisi Labor. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar