Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Portugal Minta Troika Tunda Review Keuangan

Jumat, 12 Juli 2013 11:53 WIB
Dibaca 445

Pemerintah Portugal resmi meminta pihak kreditur internasional untuk menunda review rutin terhadap neraca keuangan nasionalnya. Sejak dipastikan masuk dalam program dana talangan, tim utusan Troika (Uni Eropa, ECB dan IMF) memang berhak melakukan investigasi secara berkala untuk mengetahui kemajuan apa saja yang telah dicapai oleh Portugal. Evaluasi ini kemudian dijadikan panduan untuk menilai apakah pihak debitur layak mendapat paket bantuan selanjutnya.

Monexnews - Kementerian keuangan menyatakan sudah mengajukan supaya peninjauan keuangan ke-8 ditunda sementara waktu sampai friksi di kabinet dituntaskan. "Kami meminta penundaan review karena situasi politik terkini kurang kondusif," demikian statement resmi kementerian. Keputusan pemerintah memperlihatkan betapa koalisi di kabinet benar-benar terpecah dalam beberapa pekan terakhir. Bukan tidak mungkin kondisi ini bisa berdampak pada sikap kreditur internasional terhadap program bailout bagi negara ini yang nilainya mencapai 78 miliar Euro. Pun demikian, kementerian keuangan memastikan bahwa proses peninjauan ke-8 dan 9 oleh Komisi Eropa, ECB dan IMF akan digabungkan pada akhir Agustus dan September 2013.

Seperti diketahui, pemerintah Portugal terpaksa harus merelakan dua menterinya lengser dari posisi strategis. Menteri Luar Negeri Paulo Portas, yang juga merangkap sebagai Ketua Partai Koalisi Junior, mundur karena beda pendapat soal pemangkasan anggaran dengan pemerintah pekan lalu. Kepergian Portas menyusul pengunduran diri menteri keuangan Vitor Gaspar beberapa saat sebelumnya karena alasan serupa. Dalam surat pengunduran dirinya, Portas menyatakan tidak sepakat dengan kebijakan pemerintah, khususnya dalam hal pemangkasan anggaran. "Saya hormati apa yang dilakukan perdana menteri, namun saya tidak sependapat," ujar Portas dalam pernyataan resminya.

Dalam klausul bailout senilai 78 miliar Euro tahun 2011 silam, Portugal memang dipaksa untuk mengambil langkah efisiensi kejam guna menyeimbangkan neraca keuangan yang terlanjur bobrok. Negara ini telah mengalami resesi selama dua tahun dan perekonomiannya diperkirakan kembali berkontraksi 2.3% tahun 2013. Guna menghindari adanya pertentangan dalam kabinet, PM Coelho menunjuk menteri keuangan Maria Luis Albequerque sebagai menkeu yang baru. Portas sendiri sudah sejak lama menentang beberapa poin pemangkasan anggaran, salah satunya adalah wacana kenaikan pajak bagi pensiunan. Masih belum jelas apa dampak dari pengunduran diri Portas terhadap hubungan Partai CDS-PP dan Sosial Demokrat. Kedua institusi politik ini sudah bersama membangun kabinet dalam dua tahun terakhir dan boleh jadi lengsernya Portas menjadi sinyal pecah kongsi di tengah krisis ekonomi berkepanjangan.

Efek perpecahan di kursi pemerintahan terlihat pada melonjaknya imbal hasil obligasi 10-tahun Portugal pada hari Rabu pekan lalu (03/07) ke level tertinggi harian di 8.18%. Skenario terburuk yang berada di kepala pemilik modal adalah ketidakmampuan Portugal untuk menyelesaikan krisis sesuai target awal. Sebagai catatan, semakin tinggi risiko gagal bayar hutang suatu negara maka semakin tinggi pula lonjakan pada yield obligasinya.

Kabar Portugal menjadi begitu penting bagi pelaku pasar karena rawan mengganjal upaya pemulihan kawasan secara keseluruhan. Sejak kemunduran dua menteri penting di negara ini, bursa saham dan imbal hasil obligasi negara-negara Eropa lainnya turut bergejolak tajam. Di bawah skema bailout senilai 78 miliar Euro yang dirancang oleh Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF), Portugal dijadwalkan untuk mencatat keseimbangan neraca pada pertengahan 2014. Pelaku ekonomi dan warga dihadapkan pada suatu fase kehidupan yang berat sejak efisiensi pertama kali diberlakukan. Reformasi struktural dan penghematan belanja sontak membuat sendi perekonomian berdenyut lemah sehingga nilai gross domestic product nasional menciut dan angka pengangguran meroket sampai level fantastis, 18%.

*Nilai tukar EUR/USD saat ini terpantau pada level 1.3081

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar