Selasa, 12 Desember 2017

world-economy  World Economy

Prospek Pasar Jepang Terganjal Kinerja GDP

Selasa, 27 Agustus 2013 14:46 WIB
Dibaca 436

Monexnews - Sentimen di pasar Jepang hari ini nampak negatif setelah muncul komentar dari Menteri Ekonomi - Akira Amari (Selasa, 27/8), yang mengatakan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe belum memberikan instruksi untuk melakukan pemotongan pajak perusahaan dalam rangka mengimbangi potensi kenaikan pajak penjualan negara.

Padahal investor sebelumnya gembira menyambut laporan media yang meberitakan adanya penurunan pajak perusahaan. Di lantai bursa Tokyo nampak sejumlah saham sektor peritel membebani laju indeks Nikkei. Selain itu, Nikkei juga nampak tertekan lesu terkait minimnya katalis penggerak pasar, serta akibat nilai kurs yen yang cenderung menguat ke kisaran 98 terhadap dollar AS.

Di sisi lain, secara umum para investor masih pesimis terhadap prospek pelemahan yen selanjutnya setelah pada pertemuan terakhirnya (8 Agustus), bank sentral Jepang (BOJ) tidak mengeluarkan kebijakan moneter yang baru (unchanged). Padahal atmosphere pasar saat ini menghendaki munculnya kebijakan bank sentral yang baru yang bisa menopang pasar dengan membahas masalah penguatan yen.

Terkait fundamental ekonomi, sentimen investor juga masih kecewa dengan angka pertumbuhan tahunan Jepang (GDP y/y) kuartal II yang rilis bulan lalu yang menurun 2.6% di bawah ekspektasi 3.6%. Dan angka tesebut menurun signifikan dari angka kuartal pertama sebesar 4.1%. Sedangkan pertumbuhan ekonomi berbasis quarter-to-quarter, tumbuh sebesar 0.6% dalam periode April-Juni, menurun dari kuartal sebelumnya di angka 0.9%.

(Daru Wibisono)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar