Selasa, 30 Mei 2017

world-economy  World Economy

Pusat Jual Beli Bitcoin Diserang Aksi Hacker

Rabu, 12 Februari 2014 12:53 WIB
Dibaca 918

Monexnews - Pusat jual beli Bitcoin terbesar dunia, BitStamp, menghentikan akses penarikan dana konsumen karena sistemnya mengalami serangan cyber. Beberapa hari sebelumnya, perusahaan Bitcoin lain yaitu Mt.Gox juga mengalami hal serupa sehingga akses jual beli ditutup sementara.

Jika diakumulasikan, BitStamp dan Mt.Gox berkontribusi 52% terhadap total aktivitas jual beli Bitcoin di seluruh dunia. Oleh karena itu sejak serangan cyber dilakukan Rabu kemarin, harga unit Bitcoin langsung anjlok lebih dari 4% ke $640. Pihak BitStamp mengklaim kelompok peretas membanjiri servernya dengan traffic yang besar sehingga sistem online gagal mengeksekusi proses penarikan pengguna Bitcoin. Perusahaan asal Slovakia ini menegaskan tidak akan mengaktifkan proses transaksi sampai masalah software benar-benar teratasi. "Tidak ada dana yang hilang maupun berisiko hilang akibat aksi ini," demikian pernyataan resmi perusahaan.

Pada hari Jumat lalu, pusat jual beli Bitcoin Mt.Gox juga mengalami masalah pada sistemnya sehingga seluruh aktivitas transaksi dibekukan. Pasca kabar tersebut, harga Bitcoin melonjak sampai $831 (6 Februari) sebelum akhirnya turun lagi.

Kontroversi penggunaan Bitcoin memang semaki meruncing belakangan ini terutama setelah muncul kabar tidak mengenakkan akhir bulan lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, CEO Bitcoin, Charlie Shrem, ditangkap oleh polisi New York di bandara John F. Kennedy pada hari Minggu (26/01) karena diduga terlibat dalam penjualan Bitcoin kepada pihak-pihak yang terlibat dalam bisnis narkotika dan obat-obatan terlarang sehingga terindikasi melanggar UU federal di Distrik Selatan New York.

Selain Shrem, polisi juga memenjarakan Robert M. Faiella, seorang broker Bitcoin yang juga anggota situs Silk Road. Keduanya diduga terlibat dalam penjualan Bitcoin senilai lebih dari $1 juta kepada para pengguna situs 'bawah tanah' Silk Road'. Situs ini ditengarai adalah wadah bagi para pengguna narkoba untuk bertransaksi secara ilegal, di mana mereka mulai menggunakan Bitcoin sebagai alat tukarnya.

Shrem, yang masih berusia 24 tahun, diklaim kerap saling bertukar uang tunai dan Bitcoin dengan Faiella. Faiella sendiri memiliki pusat jual beli Bitcoin di situs Silk Road dengan nama ID 'BTCKing', yang konon dipakai oleh para pecandu narkoba sebagai alat tukar dalam transaksi mereka. Selain dituduh melakukan pencucian uang, Shrem didakwa telah lalai karena tidak melaporkan aktivitas ilegal Faiella kepada polisi. Kerjasamanya dengan supplier Bitcoin untuk situs narkoba ini dianggap menyalahi UU Bank Secrecy Act. Bahkan terdapat indikasi kalau Shrem juga merupakan pengunjung situs Silk Road, di mana ia membeli ganja untuk keperluannya sendiri.

Badan pengawas perbankan kota New York sudah berencana membuat aturan khusus untuk mengatur mekanisme penggunaan Bitcoin dalam aktivitas transaksi. Dengan adanya regulasi baru bernama 'Bitlicense', pihak investor dan pengguna Bitcoin diarahkan untuk memakai koin emasnya secara baik dan benar. "Aturan Bitlicense akan membatasi celah pencucian uang, khususnya di tengah pesatnya kemajuan teknologi," ujar Benjamin Lawsky, Superintendent of Financial Services New York. Komentar Lawsky terlontar saat dirinya menghadiri sesi dengar pendapat yang diadakan oleh New York Department of Financial Services terkait isu negatif di balik penggunaan Bitcoin. Materi yang dibahas dalam pertemuan kemudian akan dipakai sebagai acuan dalam pembuatan aturan khusus tentang penggunaan Bitcoin.

Sementara itu di Rusia, pemerintah sudah mewanti-wanti warganya untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi virtual dengan mamakai alat tukar non-kartal. Dalam pernyataan resminya kemarin, Bank Sentral Rusia memperingatkan bahwa penggunaan uang seperti Bitcoin melanggar pasal 27 Federal Law “On the Central Bank of the Russian Federation”. Apabila nantinya ada satu negara saja yang resmi melarang pemakaian Bitcoin, maka kemungkinan besar negara-neagra lainnya akan menyusul.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar