Rabu, 18 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Putin: Kejadian MH17 Tidak Boleh Menjadi Alasan Politik

Senin, 21 Juli 2014 17:47 WIB
Dibaca 500

Monexnews - Presiden Vladimir Putin mengabaikan kemarahan pihak internasional mengenai keterlibatan Rusia dalam penembakan jatuh pesawat penerbangan MH17 seiring pihak AS dan Eropa mengancam akan adanya sanksi tambahan terhadap negaranya. Seiring pemimpin dari London hingga Washington mensinyalkan bahwa Putin beresiko dikucilkan, pemimpin Rusia itu mengatakan bahwa itu hanya permainan politik. Pada situs jatunya pesawat di wilayah timur Ukraina, pemberontah bersenjata pro-Rusia mencegah keberangkatan mobil pendingin yang membawa mayat dan bagian tubuh korban, menurut pemerintah di Kiev.

“Tidak ada yang boleh dan mempunyai hak untuk menggunakan tragedi ini sebagai alasan untuk mencapai target politiknya sendiri,” ucap Putin dalam video yang diposting pada situs Kremlin pasca serentetan pembicaraan melalui telefon dengan pemimpin dunia kemarin mengenai peristiwa jatuhnya pesawat tersebut. “Kejadian seperti ini seharunya menyatukan orang-orang, bukan malah memisahkan.” Hubungan Rusia dengan negara lainnya di dunia memburuk dalam waktu 4 bulan setelah pengambil alihan wilayah Crimea dari Ukraina memicu krisis geopolitik terbesar di Eropa sejak berakhirnya Perang Dingin. Situs kejatuhan Malaysia Airlines pada Grabovo, kurang dari 60 mil dari Russia, telah menjadi fokus kemarahan internasional seiring pihak pemberontak bersenjata mempersulit investigasi, membuat reklamasi puing-puing dan mayat lebih sulit.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar