Jumat, 18 Agustus 2017

world-economy  World Economy

Ratusan Orang Meninggal akibat Gempa di China

Senin, 4 Agustus 2014 13:24 WIB
Dibaca 515

Monexnews -  Gempa 6.3 skala richter melanda barat daya China pada pagi hari ini (04/08). Setidaknya 367 orang meninggal dunia dan nyaris 2000 orang menderita luka-luka di wilayah Yunnan. Ribuan bangunan termasuk, kantor dan sekolah, juga dilaporkan hancur porak poranda.

Lembaga Geologi Amerika Serikat menyatakan bahwa selain di provinsi Yunnan, efek gempa paling besar juga dialami oleh warga di Guizhou dan Sichuan. Pusat gempa sendiri dilaporkan berada di kota Longtoushan, bagian dari provinsi Yunnan yang terletak di pegunungan Ludian.

Tentara militer dan relawan masih terus mencari korban di balik reruntuhan bangunan meski jaringan komunikasi terputus di beberapa area bencana. Tugas berat menanti pemerintah karena jumlah bangunan rumah yang hancur dikabarkan mencapai 12.000 unit dan 30.000 hunian lainnya rusak berat.

Pemerintah pusat mengirimkan 2000 tenda, 3000 kasur lipat dan 3000 mantel kepada warga yang terdampak bencana. Kondisi diprediksi bisa memburuk karena kantor pemantau cuaca melihat indikasi hujan deras dalam beberapa hari ke depan di lokasi gempa.

Daerah Ludian adalah area hunian bagi 265.900 warga. Lokasinya merupakan area rawan gempa, di mana rekor korban jiwa terbesar pernah tercatat di tahun 1974 dengan total warga meninggal mencapai 1.400 orang. Adapun rekor nasional korban jiwa terekam pada tahun 2008 saat Sichuan diguncang gempa besar yang menewaskan hampir 70.000 jiwa.  (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar