Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

world-economy World Economy

RBA Akan Pertahankan Suku Bunga Untuk Sementara Waktu

Selasa, 15 April 2014 11:11 WIB
Dibaca 325

Monexnews - Bank sentral Australia mengatakan perkembangan ekonomi dalam bulan lalu tidak mengubah pandangannya untuk mempertahankan tingkat suku bunga stabil untuk sementara waktu, mengatakan ada sinyal lanjutan bahwa tingkat suku bunga yang rendah menopang tingkat pertumbuhan. Dalam minutes pertemuan kebijakan tanggal 1 April lalu, Reserve Bank of Australia (RBA) kembali mengatakan bahwa dollar Australia terlalu tinggi menurut standar historis, dan apresiasinya belakangan ini berarti nilai tukar mata uang kurang efektif dalam membantu perekonomian mencapai pertumbuhan yang seimbang.

"Dalam beberapa pertemuan terakhir, dewan kebijakan telah menilai pentingnya untuk mempertahankan tingkat suku bunga dan mengingatkan bahwa tingkat suku bunga akan berada pada level saat ini untuk sementara waktu jika perekonomian berjalan sesuai perkiraan,” menurut isi minutes. "Perkembangan bulan lalu tidak merubah penilaian tersebut."

RBA mempertahankan tingkat suku bunga pada rekor rendah 2.5%, sejak bulan Agustus lalu. Secara keseluruhan, bank sentral telah memangkas suku bunga sebanyak 225 basis poin sejak akhir 2011. Pasar saat ini sedang mempertimbangkan ide kenaikan suku bunga pada akhir tahun 2014. Minutes tersebut, yang sebagian besar isinya sama dengan minutes bulan Maret, menunjukkan anggota dewan kebijakan RBA mengingatkan dollar Australia yang terus menguat. "Kendati harga komoditas terus turun pada bulan lalu, nilai tukar mata uang telah terapresiasi lebih lanjut," menurut minutes. "Sementara pelemahan pada nilai tukar aussie dari level tinggi setahun lalu akan membantu dalam mencapai perutmbuhan ekonomi yang seimbang, hal ini akan menjadi kurang efektif dari perkiraan mengingat kenaikan nilai tukar dalam beberapa bulan terakhir."         

Pada perkeonomian domestik, anggota dewan RBA mulai mendiskusikan pasar tenaga kerja. Mereka cemas mengenai kenaikan tingkat pekerjaan belakangan ini dan merasa tingkat pengangguran mungkin akan kembali naik. Para anggota dewan memperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi akan tertekan oleh turunnya tingkat investasi sektor pertambangan dan lemahnya permintaan publik namun juga masih akan ditopang oleh sinyal menjanjikan pada sektor ekonomi lainnya, terutama kenaikan tajam pada investasi perumahan. Sementara anggota dewan RBA mengingatkan harga rumah telah naik lebih dari 10% pada tahun lalu, minutes tidak menyebutkan adanya kecemasan mengenai laju kenaikan harga rumah.

RBA mengakuti bahwa tingkat pertumbuhan di China mungkin telah melambat pada awal 2014 namun mengatakan bahwa mitra dagang yang lain nampak bertumbuh pada laju rata-rata. "Anggota dewan akan terus memantau perkembangan dalam perekonomian dan mengingatkan bahwa dalam indikasi saat ini, jalur paling tepat adanya periode stabilitas tingkat suku bunga." RBA akan kembali bertemu pada tanggal 6 Mei.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar