Selasa, 17 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

world-economy World Economy

RBA Diprediksi Pangkas Bunga Lagi Sebelum Semester II

Rabu, 11 Februari 2015 14:30 WIB
Dibaca 424

Monexnews - Bank Sentral Australia (RBA) di luar dugaan memangkas suku bunganya menjadi 2,25% pada pertemuan satu pekan lalu. Langkah itu sempat memicu gejolak di pasar uang, khususnya terhadap aset-aset safe haven. 

Kelesuan ekonomi domestik menjadi alasan utama di balik pemangkasan suku bunga Reserve Bank of Australia. Selain itu, bank sentral ingin menyesuaikan pola kebijakan dengan dinamika yang berlaku di luar negeri, khususnya pasca peluncuran stimulus oleh Bank of Canada dan European Central Bank.

Banyak pihak kini mulai berspekulasi soal adanya pelonggaran moneter lanjutan di tahun 2015. Menurut David Scutt dari bank investasi Scutt & Partners yang bermarkas di Sydney, RBA akan kembali menurunkan suku bunga sebanyak 25 basis poin selambatnya di bulan Juni. Sementara level terendah cash rate yang kemungkinan ditetapkan oleh bank sentral adalah 2%, dengan berkaca pada potensi kenaikan suku bunga acuan di Amerika Serikat. RBA akan menyesuaikan kebijakan bunga dengan tren pergerakan Aussie Dollar dan laju inflasi sehingga ruang kebijakan cenderung terbatas.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar