Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

world-economy World Economy

RBA: Pelemahan Aussie Akan Memicu Pertumbuhan GDP

Jumat, 7 Februari 2014 16:51 WIB
Dibaca 430

Monexnews -

Reserve Bank of Australia (Bank sentral Australia) menaikan perkiraan pertumbuhan ekonomi dan inflasi, yang mencerminkan akan adanya pelemahan mata uang lebih lanjut, dan menegaskan peralihan sikap kebijakan ke netral.

“Selama beberapa bulan terakhir, telah ada tanda-tanda lebih lanjut bahwa kebijakan moneter telah sangat menstimulasi sektor kerja dan mendukung aktivitas ekonomi,” kata RBA dalam pernyataan kebijakan moneter kuartalan di Sydney pada hari ini. “Pandangan dari para dewan adalah kemungkinan dari kebijakan stabilitas suku bunga.”

Bank sentral proyeksikan inflasi inti menjadi 3 persen dalam periode tahun fiskal yang berakhir bulan Juni, setengah persen lebih tinggi dari pada target tiga bulan yang lalu, dan 2.25 persen sampai 3.25 persen untuk pertumbuhan sampai Desember 2014, naik sebanyak 0.25%. Itu menunjukkan ketidakpastian atas apa yang mendorong kenaikan harga pada kuartal lalu dan mereka mengatakan bahwa di perkirakan inflasi akan konsisten dengan target selama periode proyeksi.

Aussie turun sekitar 5% pada periode tiga bulan yang lalu, menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di antara mata uang G-10, mengurangi tekanan pada industri seperti pariwisata dan membantu upaya RBA untuk menyeimbangkan kembali ekonomi dari penurunan investasi pada sumber daya alam. Mata uang saat ini di perdagangkan di kisaran 0.8940 pada pukul 16.44 wib, hanya sedikit berubah dari ketka pernyataan di rilis.

GDP di perkirakan akan naik menjadi 2.75% pada tahun fiskal yang berakhir Juni dan untuk sampai Desember 2014 di perkirakan naik 2.25% sampai 3.25%, “terutama di bantu oleh rendahnya nilai tukar mata uang, yang di perkirakan akan meningkatkan ekspor dan menahan impor,” kata mereka. Perkiraan tersebut naik dari estimasi bulan November yang menyerukan pertumbuhan 2.5% dalam tahun fiskal yang berakhir Juni dan 2% sampai 3% untuk periode 12 bulan sampai Desember 2014.   

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar