Kamis, 21 September 2017

world-economy  World Economy

RBA Pertahankan Suku Bunga Pada 2.5%

Selasa, 1 Juli 2014 12:33 WIB
Dibaca 600

Monexnews - Reserve Bank of Australia mempertahankan tingkat suku bunga pada rekor rendah seiring konsolidasi fiskal menambah perlambatan investasi sektor pertambangan dan menekan tingkat pertumbuhan. Tingkat suku bunga dipertahankan pada level 2.5% untuk kesebelas bulannya, menurut pengumuman Gubernur RBA Glenn Stevens dan dewan kebijakan di Sydney hari ini. Keputusan ini sesuai estimasi ekonom dan pasar.

Tingkat kepercayaan konsumen telah terkikis oleh pemangkasan belanja yang diumumkan pada anggaran bulan Mei oleh Menteri Keuangan Joe Hockey, yang mana dianggap bank sentral sebagai hambatan bagi tingkat pertumbuhan, bersama dengan turunnya investasi pada sumber daya alam. Dengan membaiknya sektor perumahan dan pekerjaan yang menyeimbangkan outlook, trader memperkirakan RBA akan menahan diri tahun ini, mempertimbangkan dampak pemangkasan suku bunga sebesar 2.25% dari akhir tahun 2011 dari Agustus 2013.

“Penurunan pada tingkat kepercayaan konsumen akibat pengumuman tambahan konsolidasi fiskal oleh pemerintah menimbulkan resiko penurunan pada kemajuan sektor perumahan,” ucap Katrina Ell, ekonom pada Moody’s Analytics di Sydney. Dollar Australia telah menguat lebih dari 7% semenjak RBA berubah menjadi bias netral di bulan Februari tahun ini. Trader memperkirakan adanya penurunan sebesar 6 basis poin pada tingkat suku bunga dalam waktu 12 bulan kedepan, menurut indeks swap dari Credit Suisse Group AG di Sydney hari ini.

 Menteri Keuangan di bulan Mei mengumumkan pemangkasan belanja pada kesejahteraan dan layanan publik serta pajak baru pada masyarakat berpenghasilan tinggi yang dimulai hari ini. Tingkat kepercayaan konsumen turun ke level terendah sejak Agustus 2011, sebelum siklus pelonggaran terbaru dari bank sentral, setelah anggaran dirilis tanggal 13 Mei lalu.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar