Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

RBNZ Akan Berhenti Menaikkan Suku Bunga

Kamis, 24 Juli 2014 17:01 WIB
Dibaca 498

Monexnews - Bank sentral Selandia Baru mensinyalkan penghentian sementara pada kenaikan tahap pertama suku bunga negara maju tahun ini seiring penguatan mata uang menekan tingkat inflasi. “Saat ini alangkah bijaknya jika ada periode penilaian sebelum tingkat suku bunga disesuaikan menuju level yang lebih netral,” ucap Graeme Wheeler Gubernur Reserve Bank of New Zealand dalam pernyataan di Wellington setelah menaikkan tingkat suku bunga sebanyak 0.35% menjadi 3.5%, kenaikan keempat sejak bulan Maret. “Nilai tukar dollar Selandia Baru tidak sesuai dan tidak stabil, dan oleh karena itu ada potensi pelemahan secara signifikan,” ucapnya.

Wheeler adalah petinggi bank sentral pertama dari negara maju yang meluncurkan siklus pengetatan tahun ini, memicu penguatan pada mata uang seiring negara lain di Eropa, Jepang, dan AS menstimulasi perekonomian mereka dengan kebijakan moneter yang sangat longgar. Dengan inflasi berada di bawah target Wheeler sebesar 2% dan harga produk susu terus anjlok, Wheeler diperkirakan akan berhentik menaikkan suku bunga menjelang pemilu tanggal 20 September nanti.

RBNZ berniat berhenti sejenak dalam trend menaikkan suku bunga secara luas,” ucap Dominick Stephens, kepala ekonom pada Westpac Banking Corp. di Auckland, yang memperkirakan Wheeler akan kembali menaikkan suku bunga di bulan Januari tahun depan. “Resiko saat ini adalah reaksi pasar berlebihan terhadap sinyal pemberhentian sementara ini.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar