Selasa, 24 Januari 2017

world-economy  World Economy

Realisasi Defisit Anggaran Masih Sesuai Target

Kamis, 5 Desember 2013 16:23 WIB
Dibaca 372

Monexnews - Pemerintah optimistis realisasi defisit anggaran bisa sesuai target yaitu 2,38 persen, dengan didukung oleh realisasi belanja dan penerimaan yang membaik. Hal ini lantaran belanja subsidi yang akan berada di atas target akibat depresiasi nilai tukar rupiah.

“Target defisit masih cukup bagus di 2,38 persen, mudah-mudahan bisa tercapai,” ujar Wakil Menteri Keuangan II Bambang P.S Brodjonegoro di Jakarta, Kamis (5/12).

Menurutnya, sumbangan belanja subsidi pada tahun ini akan mencapai di atas 1 persen terhadap defisit anggaran. Pasalnya, realisasi belanja subsidi ini akan lebih dari 100 persen karena depresiasi nilai tukar yang mempengaruhi harga impor bahan bakar minyak (BBM) menjadi lebih tinggi.

“Tapi kita tidak menyalahkan belanja subsidi, tapi memang kita juga tidak suka dengan keadaan ini. Cuma realitasnya begini karena kurs rupiah yang naik, ini menimbulkan pressure kondisi kita,” terangnya.

Sementara, untuk realisasi belanja modal, sambung dia, diperkirakan bisa mencapai 90 persen meskipun sampai dengan 29 November 2013, realisasinya baru mencapai 55,7 persen atau Rp10,7,2 triliun dari pagu anggaran sebesar Rp.192,6 triliun.

Ia mengakui, belanja modal ini merupakan tantangan bagi pemerintah karena banyaknya hambatan yang harus dilalui. Di mana, hambatan di belanja modal bisa karena perencanaan yang buruk, procurement yang sulit karena orang cenderung takut melakukannya, dan masalah pembebasan lahan.

“Kalau susah dapat tanah, kita mau buat infrastruktur apa? Jadi itu yang memperlambat belanja modal. Perkiraan kami daya serap belanja modal pada tahun ini dari 100 persen itu bisa hampir 90 persen,” pungkasnya. (ans)

Sumber: publikasi resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar