Jumat, 24 Maret 2017

world-economy  World Economy

Realisasi Investasi RI Kembali Pecahkan Rekor

Jumat, 25 April 2014 10:58 WIB
Dibaca 460

rial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan realisasi investasi penanaman modal pada triwulan I tahun 2014 adalah sebesar Rp 106,6 triliun. Ketua BKPM Mahendra Siregar menyampaikan, capaian tersebut kembali memecahkan rekor investasi yang telah terukir tahun sebelumnya.

"Pada triwulan I-2014, realisasi penanaman modal kembali memecahkan rekor. Nilai Rp 106,6 triliun kembali memecahkan rekor tertinggi dan ketiga kalinya sejak triwulan III tahun 2013 menembus angka Rp 100 triliun," demikian diungkapkan Kepala BKPM Mahendra Siregar saat menyampaikan realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) selama periode triwulan I (Januari-Maret) tahun 2014.

Ia memaparkan, terjadi peningkatan realisasi investasi penanaman modal sebesar 14,6 persen pada triwulan I-tahun 2014 jika dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun 2013. Berdasarkan catatan BPKM, realisasi investasi pada triwulan I tahun 2013 hanya sebesar Rp 93 triliun.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, nilai investasi PMA pada triwulan-I 2014 telah mencapai Rp72 triliun, naik 9,8 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013 yang hanya sebesar Rp 65,5 triliun. Sementara itu, jumlah realisasi investasi PMDN mencapai Rp34,6 triliun, atau hampir mencapai 48 persen dari jumlah realisasi investasi PMA yang sebesar Rp 72 triliun. Investasi PMDN selama periode 3 bulan pertama tahun 2014 yang sebesar Rp34,6 triliun tersebut meningkat hingga 25,9 persen bila dibandingkan dengan realisasi kuartal I-2013 yang hanya sebesar Rp 27,5 triliun.(ak)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

-disadur tanpa penyuntingan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar