Senin, 29 Mei 2017

world-economy  World Economy

Review Wall St: S&P 500 Ulang Memori 5 Tahun Silam

Jumat, 11 Januari 2013 11:08 WIB
Dibaca 412

Monexnews - Bursa saham Amerika Serikat mencatat penguatan untuk hari ke-dua secara beruntun. Indeks S&P 500 bahkan melonjak hingga level tertinggi dalam 5 tahun terakhir atau sukses mengulangi pencapaiannya pada tahun 2007 silam. 

Dow Jones industrial average menguat 0.6% ke level 13471.22 pada sesi perdagangan hari Kamis (10/01) sementara S&P 500 meraup 0.8% untuk menjangkau level 1472.12 (tertinggi sejak Desember 2007). Adapun indeks Nasdaq menguat setengah persen ke 3121.76. Saham berbasis finansial memimpin penguatan indeks utama dengan raupan gain dari saham-saham Bank of America (BAC) dan JPMorgan Chase (JPM).

Terlepas dari catatan bagus semalam, nyaris tidak ada data ekonomi yang bisa dijadikan penggerak bursa. Hanya laporan awal klaim pengangguran (jobless claim), yang angkanya naik sebanyak 4.000 menjadi 371.000 untuk periode pekan lalu. Sementara untuk saat ini investor juga diprediksi akan menahan diri jelang rangkaian laporan earnings kuartal IV. "Kami masih khawatir dengan perekonomian, dan harus melihat laporan keuangan perusahaan besar seperti General Electric (GE) dalam waktu dekat ini," kata Kim Forrest, Analis Saham Senior Fort Pitt Capital. Dari situ, investor akan bisa menilai secara lebih objektif tentang kondisi bisnis di Amerika.

Lembaga peneliti FactSet research memperkirakan komponen indeks S&P 500 akan mencetak rata-rata kenaikan pendapatan 2.4% pada kuartal IV dan angka pemasukan (revenue) juga diprediksi menguat 2.1%. Wells Fargo akan menjadi komponen bursa utama yang merilis laporan laba ruginya pada hari Jumat. Adapun aksi korporasi yang menghiasi headline Wall Street pada hari Kamis antara lain:


- Supervalu (SVU) menyatakan bahwa perusahaan sukses mencetak profit sepanjang kuartal fiskal III. Operator toserba ini juga mengumumkan penjualan Jewel-Osco, Albertson dan beberapa jaringan tokonya kepada Cerberus Capital dengan nilai transaksi sebesar $3.3 miliar.

- American Express (AXP) berencana memangkas 5.400 karyawan dan menyatakan laba kuartal IV akan muncul di atas ekspektasi.

- Saham Nokia Corp (NYSE:NOK) langsung menguat 17% pasca laporan angka penjualan yang impresif dan ditutup naik 18.67% ke level $4.45 .

- Herbalife (HLF) mengadakan konferensi investor terkait tuduhan manajer keuangan Bill Ackman, yang menyebut perusahaan memasarkan produknya secara inkonstitusional memakai skema piramid. Pihak direksi bersikeras meyakinkan investor bahwa bisnis dan konsumen mereka terlegitimasi secara perundang-undangan.

- Saham Tiffany & Co anjlok setelah muncul laporan penjualan produsen perhiasan itu hanya naik 4% di seluruh dunia pada musim liburan lalu.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar