Jumat, 28 Juli 2017

world-economy  World Economy

R&I Afirmasi Sovereign Credit Rating Indonesia pada BBB-

Jumat, 20 Maret 2015 14:19 WIB
Dibaca 548

rial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Rating and Investment Information, Inc. (R&I) telah mengafirmasi Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB-/stable outlook pada Rabu (18/3) lalu. Sebelumnya, R&I juga telah mengafirmasi Sovereign Credit Rating RI pada BBB-/stable outlook pada 14 Oktober 2013 silam.

Setidaknya, ada tiga faktor kunci yang mendukung keputusan afirmasi bagi sovereign credit rating Indonesia tersebut. Ketiga faktor kunci tersebut yaitu pertama, kapasitas fiskal yang meningkat, seiring reformasi subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang diimbangi dengan komitmen kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas makroekonomi.

Kedua, komitmen pemerintah untuk melaksanakan reformasi struktural dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Ketiga, penurunan concern terhadap likuiditas valuta asing (valas) seiring peningkatan cadangan devisa dan kinerja neraca pembayaran.

R&I menilai, tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi dari sisi domestik mulai mereda, seiring dengan menguatnya arah kebijakan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta menurunnya tekanan inflasi.

“R&I juga memandang upaya mempersingkat perizinan investasi melalui pembentukan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta pelaksanaan realokasi subsidi BBM untuk proyek infrastruktur dapat meningkatkan daya saing Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia dalam keterangan resminya.

Namun demikian, R&I menekankan bahwa upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi perlu disertai dengan pembangunan infrastruktur. Hal ini diperlukan untuk menghindari tekanan pada neraca pembayaran dan inflasi. Lebih lanjut, R&I juga memandang perlunya upaya perbaikan keseimbangan fiskal, khususnya melalui peningkatan penerimaan pajak.

Atas afirmasi R&I ini, Gubernur BI Agus Martowardojo menyatakan bahwa hal ini menegaskan kembali pengakuan dunia internasional terhadap komitmen Indonesia dalam mendorong kapasitas ekonomi menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berimbang, melalui sejumlah reformasi struktural dengan tetap mempertahankan stabilitas makroekonomi.(wa)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia
www.kemenkeu.go.id
*disadur tanpa penyuntingan (dim)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar