Jumat, 22 September 2017

world-economy  World Economy

RI Berhasil Lakukan Penyesuaian Terhadap Gejolak Global

Jumat, 25 April 2014 11:44 WIB
Dibaca 349

Monexnews - Bank Dunia memandang, Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang berhasil melakukan penyesuaian ekonomi dan penyesuaian kebijakan makro yang signifikan. Hal tersebut disampaikan Direktur World Development Report Norman Loayza, saat memaparkan World Development Report 2014 yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (24/4).

"Sangat diperlukan untuk melakukan berbagai penyesuaian atau adaptasi terhadap perkembangan kondisi global. Karena dengan penyesuaian, kita dapat mewujudkan ketahan (ekonomi) untuk kemudian dapat menciptakan peluang. Dalam hal menciptakan ketahanan ini, Indonesia telah berhasil membuktikannya," kata Norman. Sebelumnya, Bank Dunia melalui Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia Ndiame Diop mengatakan, Indonesia telah berhasil mengambil berbagai langkah dan paket kebijakan dalam rangka memperkuat stabilitas makro sepanjang tahun 2013.

Dalam peluncuran World Development Report 2014, Norman juga tak lupa menyebut bahwa kebijakan moneter yang diterapkan Indonesia telah mendukung terciptanya penyesuaian ekonomi terhadap gejolak global. World Development Report juga mencatat pentingnya, baik pemerintah, bank sentral, Kementerian Keuangan, dan sektor swasta, untuk bersama-sama mempersiapkan strategi jangka panjang bagi sektor keuangan. "Dan itu juga telah dilakukan oleh Malaysia," jelasnya. Norman menegaskan, kebijakan keuangan dan fiskal yang tidak berdasarkan siklus counter-cyclical juga membutuhkan rencana jangka panjang. "Ini telah berhasil dilakukan oleh Pemerintah Norwegia dan Kolombia," katanya. (ak)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

-disadur tanpa penyuntingan

 

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar