Jumat, 15 Desember 2017

world-economy  World Economy

Risiko Deflasi Kian Dekatkan ECB Gunakan QE

Senin, 25 Agustus 2014 9:56 WIB
Dibaca 433

Monexnews - European Central Bank kini semakin mendekati untuk menggunakan instrumen pembelian aset atau yang disebut quantitave easing, melihat dari data inflasi zona euro pekan ini yang diperkirakan berada pada level terendah sejka tahun 2009. Presiden ECB, Mario Draghi, dalam pertemuan tahunan Jackson Hole, memberikan pernyataan akan bertindak lebih jauh jika diperlukan. 

Inflasi tahunan zona euro bulan ini diperkirakan turun menjadi 0,3% dari bulan Juli sebesar 0,4%. Inflasi tersebut semakin menjauhi target ECB sebesar 2,0%. Sementara pertumbuhan ekonomi blok 18 negara tersebut di kuartal kedua stagnan.

"Anggota dewan akan mengakui perkembangan tersebut, dan dengan mandat yang dimiliki akan menggunakan semua instrumen yang ada jika diperlukan, untuk memastikan stabilitas harga dalam jangka menengah" kata Draghi.

Pernyataan tersebut kian meningkatkan spekulasi ECB akhirnya akan menggunakan stimulus moneter berbasis pembelian aset yang luas atau QE yang selama ini dihindari, guna menahan agar zona euro tidak memasuki masa deflasi.

Ketakutan Draghi jika ekspetasi inflasi jangka menengah terus turun, maka akan mempengaruhi inflasi aktual akibat investor, perusahaan, maupun konsumen akan menahan diri untuk melakukan belanja sebagai antisipasi kemungkinan menurunannya harga. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar