Selasa, 23 Mei 2017

world-economy  World Economy

Roda Ekspor Berkontribusi terhadap Perbaikan Surplus Indonesia

Senin, 2 Desember 2013 12:55 WIB
Dibaca 333

Monexnews - Data Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini menunjukkan bahwa nilai ekspor Indonesia mengalami peningkatan pada bulan Oktober 2013 sebanyak 6.87% dibandingkan periode September 2013. Total ekspor ke luar negeri naik dari angka US$14.706,8 juta menjadi US$15,716.9 juta atau setara 2.59%.

Peningkatan ekspor Oktober 2013 dipicu oleh kenaikan ekspor non-migas sebesar 5,70% dari $12,29 juta menjadi $12,99 juta. Di saat yang sama ekspor migas juga naik 12,82% dari $2,41 juta menjadi $2,72 juta. Lonjakan ekspor migas dipengaruhi oleh bertambahnya volume ekspor hasil minyak sebesar 27,16% menjadi $434,3 juta dan ekspor gas 43,42% menjadi $1.57 juta.

Sementara itu nilai impor Indonesia bulan Oktober 2013 mencapai US$ 15,67 miliar atau naik 1,06 persen dibanding September 2013. Sebaliknya bila dibanding Oktober 2012, impor turun 8,90 persen. Kenaikan ekspor yang lebih cepat dari impor tersebut membuat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar $50 juta sehingga diharapkan mampu mengurangi beban transaksi berjalan. 

Berikut adalah ringkasan data perdagangan bulan Oktober yang dirilis oleh BPS:

  • Nilai ekspor Indonesia Oktober 2013 mencapai US$15,72 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 6,87 persen dibanding ekspor September 2013. Demikian juga bila dibanding Oktober 2012 mengalami peningkatan sebesar 2,59 persen. 
  • Ekspor nonmigas Oktober 2013 mencapai US$12,99 miliar, naik 5,70 persen dibanding September 2013, demikian juga bila dibanding ekspor Oktober 2012 naik 2,55 persen. 
  • Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2013 mencapai US$149,66 miliar atau menurun 5,46 persen dibanding periode yang sama tahun 2012, demikian juga ekspor nonmigas mencapai US$123,19 miliar atau menurun 3,01 persen. 
  • Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Oktober 2013 terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$107,5 juta, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada berbagai produk kimia sebesar US$43,9 juta. 
  • Ekspor nonmigas ke Cina Oktober 2013 mencapai angka terbesar yaitu US$1,83 miliar, disusul Jepang US$1,37 miliar dan Amerika Serikat US$1,30 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,69 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) sebesar US$1,46 miliar. 
  • Menurut sektor, ekspor hasil industri periode Januari-Oktober 2013 turun sebesar 3,45 persen dibanding periode yang sama tahun 2012, demikian juga ekspor hasil tambang dan lainnya turun 2,26 persen, sedangkan ekspor hasil pertanian naik sebesar 2,11 persen.
 
Sumber: Badan Pusat Statistik

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar