Senin, 23 Januari 2017

world-economy  World Economy

Rusia: Bergabung ke NATO, Ukraina Jadi Boneka Amerika

Jumat, 26 Desember 2014 10:50 WIB
Dibaca 941

Monexnews - Keinginan Ukraina untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dikecam habis-habisan oleh negara musuhnya, Rusia. Pihak Moskow menyatakan bahwa wacana tersebut merupakan ancaman terhadap stabilitas Eropa.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, menegaskan Ukraina sedang diperalat oleh negara-negara blok barat. Menurutnya, apabila jadi bergabung ke NATO, maka Ukraina akan dijadikan boneka oleh Amerika Serikat dan sekutunya untuk melawan Rusia.

Parlemen Kiev memang tengah mempelajari wacana masuknya Ukraina menjadi anggota NATO, dan kabar ini benar-benar memicu kemarahan Rusia. "Ada beberapa negara yang menginginkan supaya krisis antara Ukraina dan kami terus berlangsung. Mereka berusaha mengadu domba dengan memakai NATO," ujar Lavrov geram. Ia menambahkan bahwa keputusan bergabung ke NATO sama artinya dengan membahayakan warga Ukraina sendiri.

NATO sendiri memang beberapa kali terlibat dalam krisis yang terjadi di Ukraina tahun ini. Aliansi yang dikomandoi oleh Amerika tersebut mengirimkan tentara untuk melawan pemberontak pro-Rusia. Pemerintah Moskow melihat bahwa dengan bergabungnya Ukraina ke NATO, maka intervensi blok barat akan semakin terasa di wilayah perbatasan.

 

 (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar