Jumat, 26 Mei 2017

world-economy  World Economy

Rusia Enggan Ikut Campur Utang Yunani

Sabtu, 4 April 2015 1:00 WIB
Dibaca 661

Monexnews - Dana bantuan tampaknya tidak menjadi salah satu agenda pembicaraan antara Rusia dan Yunani pekan depan. Dua dari tiga pejabat Rusia, yang ingin identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan pada Bloomberg Rusia berencana membahas sanksi ekspor masing-masing negara. Rusia siap membahas keringanan untuk sanksi produk makanan Yunani yang sebelumnya diberlakukan sebagai balasan atas sanksi dari Uni Eropa. Rusia ingin Uni Eropa mencabut sanksi sehubungan dengan peran Moskow dalam konflik di Ukraina dan berharap akan mendapatkan dukungan dari beberapa anggota Uni Eropa, terutama Hungaria dan Yunani. Menteri Energi Yunani mengatakan pemerintahnya berharap Rusia, rekan dagang utama Yunani, bersedia mencabut sanksi terhadap produk pertanian Yunani.

Perdana Menteri Yunani akan bertandang ke negeri pemerintahan Vladimir Putin pada tanggal 8 April, sehari sebelum tenggat waktu pembayaran utang Yunani ke International Monetary Fund (IMF). Permasalahan utang Yunani telah menjadi salah satu kecemasan berkelanjutan di dalam pasar keuangan zona Euro. Rusia menolak membantu memecahkan masalah Uni Eropa mengingat reaksi keras Uni Eropa pada Moskow. Pimpinan Dewan Kebijakan Luar Negeri dan Pertahanan Rusia mengatakan keputusan Uni Eropa, yang sedang mengalami krisis internal, untuk menghukum Rusia pada akhirnya akan berbalik melemahkan blok tersebut. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar