Selasa, 17 Januari 2017

breaking-news Inflasi Inggris tumbuh pada laju tahunan 1.6% di Desember vs 1.2% di November, estimasi 1.4%

world-economy World Economy

Rusia Ingin Kaji Hubungan Dengan AS

Senin, 29 September 2014 8:39 WIB
Dibaca 439

Monexnews - Rusia ingin pengkajian ulang hubungan dengan AS setelah situasi di Ukraiana memicu pemberian sanksi Barat terhadap Rusia. Washington dan Brussels menuduh Moskow mendukung separatis di wilayah timur Ukraina dan terus memperketat sanksi di tengan memburuknya situasi. Konflik tersebut telah membuat hubungan Rusia-AS kini berada di level terendah sejak akhir Perang Dingin.

Namun, situasi di Ukraina kini mulai mereda setelah pemerintah Ukraina dan separatis setuju melakukan gencatan senjata. Presiden AS Barack Obama utarakan sanksi dapat dihapus jika Rusia mendorong terciptanya kedamaian dan diplomasi. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov utarakan ini merupakan waktu untuk me-"reset" hubungan, istilah yang juga pernah digunakan Washington untuk memperbaiki hubungan.  

"Kami tertarik untuk menormalkan kembali hubungan tapi bukan kami yang telah merusak hal tersebut. Pemerintah AS telah menghancurkan struktur kerja sama yang telah diciptakan. Kemungkinan besar akan ada reset no.2 ataupun reset 2.0," tutur Lavrov ketika diwawancarai oleh televisi Rusia Channel 5.  (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar