Minggu, 22 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Rusia Memuji Proses Pemilu Di Timur Ukraina

Senin, 12 Mei 2014 19:55 WIB
Dibaca 463

Monexnews -

Rusia menunjukkan bahwa mereka “menghargai” hasil dari dua referendum yang di sengketakan di wilayah timur Ukraina, yang mana para separtis mengatakan mereka di dukung untuk kemerdekaan, sementara itu Uni Eropa menambahkan jumlah perusahaan Rusia ke dalam daftar sanksi untuk pertama kalinya.

Rusia memuji atas tingginya jumlah pemilih kemarin yang mengikuti pemilu, menurut sebuah pernyataan yang di laporkan dalam email pada hari ini oleh layanan pers Presiden Vladmir Putin. AS dan Uni Eropa menganggap pemilu tersebut illegal dan pemerintah di Kiev menyebutkan tindakan mereka itu adalah sebuah “lelucon.” Donetsk menunjukkan sebanyak 90% pemilih mendukung rencana pemisahan, sedangkan di Luhansk, sebanyak 94% - 98% mendukung otonomi dengan jumlah pemilih yang sudah mencapai 75%, di laporkan oleh RIA Novosto.

Rusia “berasumsi bahwa implementasi praktis dari referendum akan di realisasikan dalam cara yang beradab, tanpa adanya kekerasan,” menurut pernyataan dari Kremlin.

Para pemilih pergi ke tempat pemilihan di tengah pertempuran antara pemberontak pro-Rusia dan tentara pemerintah, yang mencoba untuk merebut kembali kendali di wilayah timur Ukraina sebelum pemilu tanggal 25 Mei. Ukraina dan para sekutunya menuduh Putin telah memicu kerusuhan yang mengancam  akan memecah belah bekas negara bagian Uni Soviet tersebut. AS dan Uni Eropa mengancam akan memperluas sanksi dengan target industri-industri di Rusia.(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar