Senin, 18 Desember 2017

world-economy  World Economy

Saingi Amerika, China Rilis Komputer Super 'Ngebut'

Jumat, 7 Juni 2013 14:39 WIB
Dibaca 463

Monexnews - China seakan ingin selalu tampil terdepan dalam pembuatan produk teknologi. Mereka benar-benar mengancam dominasi Amerika Serikat, yang selama ini menjadi pusat kemajuan akal pikiran manusia.

Hal itu berlaku juga di pasar komputer. National University of Defense Technology (NUDT) China baru saja menampilkan komputer super bernama Tianhe-2 atau dijuluki Milkyway-2 ke hadapan publik. Produk buatan akademisi negeri tirai bambu mendapat pengakuan dari banyak pihak termasuk Jack Dongarra, Profesor di Universitas Tennessee Amerika Serikat. Ia mengkonfirmasi bahwa Milkyway-2 beroperasi secepat 30.7 pertaflop (kuadriliun) per detik. Produk buatan rancangan China tersebut bahkan lebih cepat dibandingkan komputer super yang dimiliki oleh Departemen Energi Amerika, yakni Titan, yang 'hanya' mampu beroperasi secepat 17.6 petaflop per detik. Dongarra sendiri adalah peneliti yang bekerja di Oak Ridge National Laboratory, pembuat komputer Titan.

Komputer super China itu akan menjadi motor layanan komputasi performa tinggi di wilayah Barat Daya China sesudah dipindah ke pusat komputer super nasional di Guangzhou akhir tahun ini. NUDT telah membuat sederet daftar penggunaan bagi Milkyway untuk berbagai tujuan, di antaranya sebagai simulasi uji coba pesawat terbang, pemrosesan data berukuran besar dan asistensi dalam proyek keamanan pemerintah. Komputer super ini memang harus diuji terlebih dahulu sebelum diaplikasikan ke beberapa fungsi tapi jika mengacu pada kecepatannya, Milkyway-2 kemungkinan duduk pada posisi tertinggi dalam daftar Top 500 Supercomputer List pada event International Supercomputing Conference pekan depan. Sejak Tianhe-1 menduduki posisi teratas di tahun 2010, belum ada lagi komputer asal China yang mampu merangsek ke puncak daftar tersebut. Amerika Serikat sendiri baru bisa menggapai prestasi tertinggi bulan November lalu setelah tiga tahun sebelumnya selalu kalah dari Jepang, China dan Jerman.

Lebih dari itu, peranan komputer super bagi suatu negara sangatlah besar terutama bagi proyek pertahanan nasional. Titan sudah terlibat dalam program riset perubahan iklim, bahan bakar biologis dan energi nuklir di Amerika. "Bisa jadi Amerika mulai tertinggal dari negara lain dalam pengembangan koputer super," ulas Prof. Dongarra dalam keterangannya.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar