Rabu, 25 Januari 2017

breaking-news Keputusan Mahkamah Agung Inggris: proses formal Brexit harus melalui persetujuan parlemen.

world-economy  World Economy

Samaras Ajukan Dimas Sebagai Kandidat Presiden Yunani

Rabu, 10 Desember 2014 8:04 WIB
Dibaca 1071

Monexnews - Perdana Menteri Antonis Samaras mengajukan Stavros Dimas sebagai kandidat presiden Yunani berikutnya. Dimas merupakan mantan komisioner Eropa dan merupakan salah satu tokoh politik yang disegani di Yunani. Namun, Samaras harus menggalang lebih banyak suara untuk meloloskan kandidat presidennya ketika parlemen Yunani melakukan voting pemilihan Presiden pada 17 Desember mendatang. Koalisi partai pemerintahan yang dipimpin Samaras hanya memiliki 115 kursi dari 300 kuris yang ada parlemen. Samaras perlu memastikan bisa mendapatkan 180 suara yang dibutuhkan untuk menempatkan Dimas sebagai presiden Yunani berikutnya. 

Samaras telah mempercepat voting pemilihan presiden demi memperkuat dukungan politik di dalam negeri dan meningkatkan daya tawar ketika bernegosiasi dengan troika demi mewujudkan keluarnya Yunani dari program bailout. Namun, pasar melihat langkah tersebut bersifat spekulasi karena selama ini Samaras hanya berhasil meraih keunggulan tipis ketika parlemen melakukan voting mosi kepercayaan.

Jika voting 17 Desember gagal maka voting dapat dilakukan kembali pada 22 dan 29 Desember. Namun, jika tetap gagal maka ini akan memaksa pemerintah untuk umumkan pemilu dini pada bulan Februari 2015. Akan tetapi, survei terakhir menunjukan partai oposisi Syriza akan memenangkan pemilu berikutnya. Investor khawatir menghadapi prospek kemenangan Syriza karena partai tersebut anti-Eropa dan bahkan mengancam akan keluar dari zona-euro jika Yunani tidak mendapatkan keringanan pembayaran utang.  (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar