Kamis, 27 Juli 2017

world-economy  World Economy

Sanksi Rusia Bebani Banyak Pihak

Rabu, 30 Juli 2014 11:59 WIB
Dibaca 990

Monexnews - Sanksi AS dan Uni Eropa terhadap Rusia mengancam akan menutup akses sejumlah perusahaan energi terbesar dunia dari salah satu tambang energi terbesar di planet bumi. Seiring meningkatnya ketegangan di wilayah timur Ukraina antara pemerintah dan pasukan separatis, Uni Eropa kemarin menjatuhkan hukuman pada Rusia atas keterlibatannya dengan melarang ekspor teknologi deep-sea drilling dan shale-fracturing. Pihak AS juga memberikan sanksi tambahan, dengan Presiden Barack Obama mengumumkan larangan terhadap barang-barang dan teknologi tertentu untuk diekspor menuju sektor energi Rusia.

“Karena kami mengkoordinasikan langkah kami dengan Eropa secara dekat, sanksi yang kami umumkan hari ini akan memiliki dampak yang bahkan lebih besar,” ucap Obama pada wartawan kemarin pada Gedung Putih. “Sektor energi, keuangan, dan pertahanan Rusia akan mendapat tekanan.” Larangan baru, yang digambarkan Obama sebagai sanksi paling signifikan hingga hari ini, “akan membuat Rusia lebih sulit untuk mengembangkan sumber daya minyaknya dalam jangka panjang,” ucapnya.

Rusia bergantung pada perusahaan-perusahaan seperti Exxon Mobil Corp., BP Plc., Halliburton Co. dan Schlumberger Ltd. untuk teknologi terkini dan staf ahli yang dibutuhkannya untuk mengembangkan sumber daya alam minyak dan gas bumi yang diperkirakan bernilai 7.58 trilyun dollar yang tersebar di seluruh 9 wilayah waktu. Perusahaan eksplorasi dan produksi seperti Exxon diperkirakan akan berbelanja senilai 51.7 milyar dollar di Rusia tahun ini, menurut perkiraan Barclays Capital Inc. – yang sebagian besar dananya akan menuju perusahaan jasa dan peralatan seperti Schlumberger dan Halliburton.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar