Sabtu, 27 Mei 2017

world-economy  World Economy

Separatis Ukraina: Refrendum Mendukung Kemerdekaan

Senin, 12 Mei 2014 17:12 WIB
Dibaca 347

Monexnews -

Kelompok pro-Rusia mengatakan bahwa sebagian besar pemilih mendukung pemisahan wilayah pada refendum yang mereka organisir di timur Ukraina yang mana itu di anggap tidak sah oleh pemerintahan di Kiev dan sekutunya yaitu AS dan Uni Eropa.

Di Donetsk, sebanyak 90% pemilih mendukung rencana pemisahan, di laporkan oleh RIA Novosti kemarin, mengutip dari Roman Liagin, kepala komite pemilu lokal. Di Luhansk, wilayah lainnya yang juga mengadakan pemilu, sebanyak 94%-98% suara mendukung otonomi dengan jumlah pemilih mencapai 75%, kata RIA. Hasil akhirnya akan di rilis pada hari ini.

Para pemilih berpergian ke tempat pemungutan suara di tengah bentrokan antara tentara pemerintah dan pemberontak pro-rusia. Presiden sementara Ukraina menyebutkan mereka adalah sebuah “lelucon.” Presiden Rusia Vladimir Putin telah di tuduh oleh Kiev dan para sekutunya telah menyulit kekacauan yang di sebabkan oleh separatis. Dia belum memutuskan posisinya di referendum, di laporkan oleh surat kabar Kommersant.

Refrendum “ yang di inspirasi oleh pemimpin Rusia untuk mengguncangkan stabilisasi di Ukraina, telah merusak hasil dari pemilihan presiden dan menggulingkan pemerintah Ukraina,” kata presiden sementara Ukraina  Oleksandr Turchynov dalam situs parlemen. “Sandiwara propaganda ini tidak akan memiliki dampak hukum selain dari tanggung jawab pidana kriminal dari mereka yang mengorganisir itu.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar