Senin, 24 Juli 2017

world-economy  World Economy

SNB Bersiap Menghadapi Potensi Dampak "Grexit"

Kamis, 25 Juni 2015 20:16 WIB
Dibaca 2764

Monexnews - Swiss National Bank siap mengantisipasi gejolak pasar yang cukup besar jika Yunani terpaksa keluar dari blok Euro dan akan berjuang habis-habisan untuk melawan aksi beli Franc Swiss yang telah overvalued, menurut ketua bank sentral pada hari Kamis. Franc terus menuai dorongan dari kebijakan moneter ultra-longgar di zona Euro, dimana krisis hutang di Yunani tengah memasuki fase menentukan. Sementara SNB pada bulan januari lalu telah menghentikan pembatasan nilai tukar Franc terhadap Euro.

Kegagalan Yunani untuk mencapai kesepakatan dengan kreditur internasional kemungkinan akan mengintensifkan arus safe haven ke dalam mata uang Swiss dan akan memicu tindakan lebih lanjut dari SNB, yang telah berupaya untuk memperlemah Swissie melalui pemberlakuan suku bunga acuan negatif dan biaya deposito dalam Franc.

"Situasi Yunani telah membebani pasar keuangan. Ketidakpastian terkait Yunani menjadikan Franc Swiss tetap sebagai mata uang safe haven," kata ketua SNB Thomas Jordan dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh industri jam Swiss di Lausanne. "Namun skenario utama kami adalah Yunani tetap bertahan di blok Euro. Keluarnya Yunani dari blok mata uang beresiko memicu gejolak pasar."

Pada pertemuan kebijakan pekan lalu, SNB mempertahankan target untuk suku bunga LIBOR 3-bulan pada kisaran -1,25% sampai -0,25% dan mengenakan biaya sebesar 0,75% pada beberapa deposito tunai. Ke-2 tindakan tersebut bertujuan untuk mencegah investor memarkir dana mereka di bank sentral dan membatasi pembelian Franc, dimana nilai tukar masih menjadi fokus utama dari kebijakan moneter. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar