Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news PM Inggris Theresa May: Pemerintah Akan Ajukan Kesepakatan Brexit Baru Untuk Voting Parlemen

world-economy World Economy

SNB Hanya Akan Menghapus Batas Nilai Tukar Franc Jika Inflasi Melonjak

Senin, 3 Februari 2014 8:29 WIB
Dibaca 664

Monexnews - Swiss National Bank akan mempertimbangkan untuk menghapus batas nilai tukar minimum 1.20 franc Swiss per euro jika tingkat inflasi naik jauh lebih tingi dan tekanan penguatan mata uang berkurang, ucap waktil Gubernur SNB pada hari Minggu lalu. Ditanyakan apa yang akan terjadi agar SNB menghapus batas nilai tukar tersebut, Jean-Pierre Danthine mengatakan pada harian Swiss Sonntagsblick: "Kita harus berada dalam situasi ekonomi yang jauh berbeda. Inflasi harus naik secara signifikan, dan tekanan apresiasi pada franc harus banyak berkurang."

Danthine mengatakan tidak ada resiko inflasi dalam 3 tahun kedepan, yang berarti batas nilai tukar minimum masih menjadi alat kebijakan yang tepat untuk menjami stabilitas harga dalam waktu dekat. SNB memperkenalkan batas tersebut di tahun 2011 untuk menghindari deflasi dan resesi, dan telah mengintervensi besar-besaran pasar mata uang di tahun 2011 dan 2012 untuk mempertahankan batas tersebut, melambungkan neraca pembukuannya, namun hingga saat ini SNB telah lebih dari satu tahun tidak melakukan intervensi pada franc terhadap euro.

Terkait resiko pada neraca pembukuan SNB, Danthine mengatakan “Hanya ada bahya inflasi jika uang memasuki sirkulasi perekonomian. Dengan neraca SNB, kami memiliki instrumen agar dapat bereaksi dengan cepat jika terlalu berlebihan." Ia mengatakan kenaikan tingkat suku bunga bukanlah sebuah opsi. “Jika kami menaikkan tingkat suku bunga, batas nilai tukar minimum dan stabilitas harga akan beresiko," ucapnya.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar