Senin, 27 Maret 2017

world-economy  World Economy

SNB Jordan: Batas Nilai Tukar Franc Swiss Masih Dibutuhkan

Jumat, 13 Desember 2013 2:28 WIB
Dibaca 798

Monexnews - Batas nilai tukar franc Swiss terhadap euro masih “sangat dibutuhkan”, kendati resiko deflasi yang mereda dan penguatan pada euro, ucap Gubernur Swiss National Bank (SNB). Pada hari Kami SNB memilih untuk melanjutkan pembelian mata uang asing yang bertujuan mempertahankan batas minimum nilai tukar pada 1.20 Swiss franc terhadap euro. SNB mempertahankan range target suku bunga Libor tiga bulanan pada 0.00-0.25%.

"Batas minimum nilai tukar masih sangat di butuhkan untuk menjamin adanya kondisi moneter yang baik di Swiss. Hal tersebut dapat menjadi tameng terhadap kejutan pada nilai tukar sehingga kami dapat bekerja untuk memerangi deflasi di Swiss," ucap Kepala SNB Chairman Thomas Jordan. Bank sentral memperkenalkan target nilai tukar mata uang pada September 2011 lalu, saat investor membeli  franc Swiss dalam jumlah besar sebaga alternative yang lebih aman daripada euro atau dollar. Hal ini mengakibatkan franc terapresiasi tajam, mengancam kesehatan sektor ekspor Swiss.

Dengan mengintervensi pasar mata uang, SNB adalah salah satu dari 4 bank sentral besar dengan skema pembelian asset selain Federal Reserve, Bank of England dan Bank of Japan. Agensi rating Standard & Poor's memperkirakan 4 bank sentral besar tersebut akan memompa senilai 1.6 trilyun dollar ke dalam perekonomian global tahun ini, yang akan diikuti dengan tambahan sebeasr 1 trilyun dollar di tahun 2014. 

Jordan mengatakan kesuksesan Swiss dalam memerangi deflasi – di bulan November, laju inflasi tingkat konsumen (CPI) naik ke atas level nol untuk basis tahunan untuk pertama kalinya dalam 2 tahun – adalah sinyal bahwa bank sentral sehaurusnya melanjutkan kebijakan bukan malah mencabutnya.  "Diperkenalkannya batas minimum nilai tukar telah memiliki dampak yang sangat positif, sehingga saat ini kita memliki tingkat inflasi nol, tidak inflasi maupun deflasi, dan ini adalah hasil yang sangat bagus," ucap Jordan. SNB memperkirakan tingkat deflasi sebesar 0.2% untuk tahun 2013 secara keseluruhan, diikuti oleh tingkat inflasi sebeasr 0.2% di tahun 2014 dan 0.6% di tahun 2014.

Jordan mengatakan dampak tapering oleh the Fed terhadap Swiss akan tergantung oleh dampaknya terhadap pasar keuangan global. Pasar cemas bank sentral AS dapat memulai tapering dalam waktu dekat pada pertemuan kebijakan bulan ini, dan sangat sensitif terhadap setiap sinyal terkait peluang tapering.  "Hal itu tergantung volatilitas pada pasar. Ada sejumlah volatilitas pada musim panas dan musim gugur tahun 2013 pasca isu tapering. Kami rasa semua bank sentral sudah bersiap untuk menghadapai kemungkinan volatilitas, dengan harapan volatilitas akan terjadi seminimal mungkin," ucap Jordan. 

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar