Jumat, 28 Juli 2017

world-economy  World Economy

SNB Jordan: Referendum Emas Swiss "Berbahaya"

Kamis, 6 November 2014 21:37 WIB
Dibaca 1116

Monexnews - Hasil voting yang memilih agar Swiss menaikkan cadangan emasnya akan menjadi berbahaya bagi perekonomian, menurut Gubernur Swiss National Bank pada suratkabar yang dirilis hari Kamis. Proposal "Save our Swiss gold", yang dibuat oleh partai sayap kanan Swiss People's Party (SVP), berencana untuk melarang bank sentral mengurangi cadangan emasnya dan mengharusnya bank sentral setidaknya memiliki emas setidaknya 20% dari asetnya. Referendum tersebut dijadwalkan tanggal 30 November. SVP beranggapan hal tersebut akan menstabilkan nilai tukar franc. Ide tersebut telah menimbulkan kecemasan pada pasar mata uang dan emas, mengungat hal tersebut akan membuat Swiss National Bank (SNB) untuk menambah kepemilikannya pada emas dalam jumlah besar.

Gubernur SNB, yang mana telah menentang proposal tersebut, mengatakan hal tersebut akan membuat pekerjaan bank sentral lebih sulit. "Ide tersebut bukan berasal dari Swiss karena ingin mengubah kebijakan moneter kami secara fundamental," ucap Thomas Jordan pada suratkabar Swiss, Neue Zuercher Zeitung. "Akan berbahaya jika Swiss membatasi kemampuannya beraksi terhadap kekacauan dan mempertahankan stabilitas mata uangnya." Jordan mengatakan hasil "ya" pada voting tersebut akan mendesak SNB untuk membeli emas senilai sekitar 70 milyar franc Swiss (70 milyar dollar). Survey bulan lalu menunjukkan proposal tersebut mendapat dukungan publik sebesar 44%, kurang dari suara mayoritas yang dibutuhkannya untuk dapat disahkan. Hasil polling lainnya pekan lalu oleh suratkabar Swiss, 20 Minuten menunjukkan dukungan untuk proposal tersebut telah berkurang.
Dalam wawancara terpisah, Jordan mengatakan bahwa proposal emas tersebut dapat membuat bank sentral lebih sulit untuk mempertahankan bata nilai tukar minimum pada 1.20 franc per euro, yang diperkenalkan September 2011 silam untuk mencegah deflasi dan resesi. "Nilai tukar minimum saat ini penting untuk memenuhi mandat moneter kami," ucap Jordan. "Dukungan terhadap proposal emas tersebut akan membuat penerapan nilai tukar minimum lebih sulit."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar