Senin, 23 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Soros: Jerman Seharusnya Tinggalkan Euro

Rabu, 10 April 2013 16:53 WIB
Dibaca 741

Monexnews -

Sebagai reaksi terhadap penghematan dan meningkatnya dana bailout di zona Eropa, investor miliarder George Soros adalah orang terakhir yang mengkritik peran Jerman, dia mengatakan tentang negara tersebut pada hari Selasa bahwa penghematan “tidaklah bekerja” dan itu seharusnya jadi pertimbangan bahkan mereka seharusnya tinggalkan Eropa itu sendiri.

“Masalah keuangan  adalah bahwa Jerman memaksakan kebijakan yang salah pada zona Eropa. Penghematan tidak berjalan. Anda tidak dapat mengecilkan beban utang dengan mengecilkan defisit anggaran,” kata Soros, yang merupakan pendiri dan ketua dari Soros Fund Management, pada pidatonya di pusat keuangan Jerman, Frankfurt, Selasa.

Soros, yang dikenal sebagai “orang yang merusak Bank of England” untuk bertaruh pada pound di awal 1990, mengatakan bahwa juru bayar Eropa dan ekonom besar lainnya telah membuat kesalahan pada dana talangan untuk Siprus yang sebesar 10 milyar euro ($13.07 milyar), yang memaksa para deposan untuk berbagi biaya.

“Dalam bailout Siprus, Jerman  bertindak terlalu jauh, karena apa yang terjadi pada Siprus dapat merusak model bisnis bank-bank Eropa yang sangat bergantung pada Deposito,” tambahnya.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar