Jumat, 28 Juli 2017

world-economy  World Economy

Soros Khawatirkan Italia

Senin, 13 Mei 2013 9:08 WIB
Dibaca 511

Monexnews - Investor terkemuka George Soros utarakan penurunan biaya pinjaman obligasi pemerintah Italia tidak akan berlangsung lama. Komitmen ECB untuk siap mengaktifkan program pembelian obligasi dan pelonggaran moneter agresif yang dijalankan BoJ telah membantu penurunan biaya pinjaman obligasi meskipun kondisi politik Italia masih belum stabil. Yield obligasi pemerintah Italia bertenor 10 tahun telah berada di bawah 4% dan premi terhadap obligasi pemerintah Jerman kini hanya 252 bps.

"Pemulihan kondisi Italia tidak akan berlangsung lama. Situasinya masih jauh dari seimbang," ujar Soros ketika diwawancarai oleh harian La Stampa. "Italia kini tidak dapat menentukan masa depannya sendiri dan bergantung kepada koordinasi kebijakan yang dilakukan oleh Uni Eropa," tutur Soros yang kembali menyerukan zona-euro untuk menerbitkan euro bond sebagai bagian dari solusi mengatasi krisis utang. Rasio utang Italia mencapai 130% GDP; yang tertinggi No.2 di zona-euro setelah Yunani. Perekonomian Italia bahkan tidak banyak tumbuh dalam dua dekade terakhir seiring iklim politik yang tidak begitu berfungsi.

Sementara itu, euro melemah tipis di awal sesi Asia. EUR/USD kini diperdagangkan 1.2970; melemah jika dibandingkan level penutupan Jumat 1.2983(fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar