Minggu, 23 Juli 2017

world-economy  World Economy

S&P: Harga Rumah Di China Akan Turun Pada Tahun Ini

Senin, 9 Juni 2014 13:17 WIB
Dibaca 426

Monexnews -

Harga rumah di China akan turun pada tahun ini seiring para developer memangkas harga untuk mencapai target penjualan tahun ini di tengah meredanya pasar properti, kata Standard & Poor.

Harga rumah akan turun 5% pada tahun ini di bandingkan dengan kenaikan 11.5% di tahun 2013, kata perusahaan pemberi peringkat yang berbasis di New York dalam laporannya di email pada hari ini. Volume penjualan akan membaik di semester kedua tahun ini dan naik 10% untuk setahun penuh karena di dorong oleh potongan harga, menurut laporan tersebut.

“Harga properti kemungkinan akan terus turun karena banyaknya persediaan di beberapa pasar,” kata seorang analis Bei Fu di Hong Kong. “Banyak para developer kecil yang akan merasakan tekanan karena kapasitas penjualan dan keuangan mereka terus melemah daripada rekannya yang merupakan developer besar.” Beberapa kota yang masyarakatnya berpenghasilan rendah menunjukkan permintaan yang terbatas dan pasokan yang berlimpah dapat membuat kita akan melihat penyesuaian penurunan harga yang lebih dalam lagi.”

Tekanan kepada para developer di China semakin menggarisbawahi terhadap runtuhnya pembangunan di kota sebelah selatan Shanghai di bulan Maret. Setelah selama empat tahun pemerintah melakukan pembatasan untuk meredakan pasar perumahan, penjualan rumah dan konstruksi properti yang akibatnya terus tergelincir dan telah menjadi hambatan untuk perekonomian, yang mana di catat sebagai pertumbuhan paling lambat dalam enam kuartal dalam periode tiga bulan pertama tahun ini.

Harga rumah turun sebesar 0.3% di bulan Mei dari April, itu merupakan penurunan bulanan pertama sejak Juni 2012, berdasarkan laporan dari SouFun Holdings Ltd, pemilik situs online real estate terbesar di China.

Para developer menetapkan target lebih tinggi 20% dari penjualan rata-rata di tahun 2013 dan hanya mencapai 27% dari penjualan mereka dalam periode empat bulan pertama, berdasarkan laporan dari S&P, yang mengikuti laporanm dari 27 developer.

Sementara itu dari Moody’s Investor Service telah merevisi outlook kredit untuk developer China menjadi negatif dari stabil pada bulan lalu.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar