Senin, 23 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

S&P Peringatkan Masalah Anggaran di Australia

Jumat, 24 Juli 2015 16:22 WIB
Dibaca 3058

Monexnews - Rating kredit Australia dapat dipangkas jika kisruh politik atau kejutan dari luar seperti penurunan lebih lanjut pada harga komoditas mengakibatkan anggaran tidak membaik sesuai ekspektasi, menurut Standard & Poor’s pada hari Jumat. Sementara agensi rating tersebut mempertahankan rating AAA milik Australia dengan outlook stabil, S&P mengatakan bahwa penilaian ini didasarkan Australia yang mempertahankan kebijakan anggaran yang konservatif, yang mana akan mempersempit defisit fiskalnya.

S&P mengatakan bahwa pihakya dapat memangkas rating jika performa anggaran Australia tidak membaik secara luas seperti yang kami perkiraan saat ini. Kebuntuan di Parlemen mengenai anggaran dapat memicu skenario ini, begitu juga kejutan dari luar, termasuk memburuknya sektor perdagangan di Australia, atau kenaikan tajam biaya sektor perbankan untuk pendanaan dari luar, tambahnya. Pemerintah Australia, yang mencetak defisit anggaran selama 7 tahun terakhir, mencoba untuk kembali surplus pada tahun 2020, menurut Menteri Keuangan Joe Hockey di bulan Mei. Tugasnya mungkin akan terhambat oleh oposisi di parlemen terhadap sejumlah kebijakan anggaran dan menurunnya tingkat pendapatan dari ekspor sumber daya alam utama seperti bijih besi, yang mana harganya anjlok akibat kelebihan suplai dan perlambatan ekonomi China.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar