Jumat, 24 Maret 2017

world-economy  World Economy

StanChart: Kenaikan Suku Bunga AS Akan Memiliki ‘Dampak Ganda’

Kamis, 22 Mei 2014 11:53 WIB
Dibaca 573

Monexnews - Kenaikan pada tingkat suku bunga AS akan menjadi kecemasan pada pasar tempat Standard Chartered beroperasi namun juga akan menimbulkan sejumlah dampak positif, ucap Jaspal Bindra, CEO Asia untuk Standard Chartered. "Dari sudut pandang bisnis, kenaikan suku bunga akan memiliki dampak seperti yang kita lihat di bulan Mei bulan lalu dan periode setelahnya," ucap Bindra di sela-sela World Economic Forum di Manila.  "Untuk sektor perbankan, kita memiliki surplus likuiditas sehingga kenaikan suku bunga akan menurunkan likuiditas ke level rendah," ucapnya. "Dampak lainnya adalah kenaikan suku bunga akan datang berbarengan dengan bukti kuatnya pertumbuhan di AS yang mana akan membantu negara eksportir di kawasan Asia," tambah Bindra. 

StanChart sebelumnya pada bulan ini mengatakan bahwa volatilitas mata uang di Asia melukai earnings kuartal pertama miliknya dan kondisi pasar masih akan tetap sulit.  Volatilitas tersebut bermula sejak setahun lalu seiring ekspektasi pemangkasan stimulus moneter AS menimbulkan aliran dana keluar dari pasar negara berkembang. Pasar di India dan Indonesia, negara Asia yang terkena pukulan paling telak, telah stabil dalam beberapa bulan belakangan meski proyeksi pengetatan kebijakan moneter AS terus menekan pasar negara berkembang secara umum. Ditanyakan apakah ia memperkirakan adanya aliran dana keluar dari pasar negara berkembang saat Federal Reserve mulai menaikkan sukubunga, Bindra mengatakan “Akan ada reaksi yang beragam. Dengan pemilu di India, Indonesia, kami melihat adanya aliran modal yang kembali masuk."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar