Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy World Economy

Surplus Perdagangan RI Diprediksi Berlanjut

Selasa, 2 Desember 2014 11:22 WIB
Dibaca 625

rial, helvetica, sans-serif;">Monexnews - Kinerja sektor perdagangan Indonesia mulai membaik di bulan Oktober. Meski kemarin hanya mencetak surplus kecil sebesar $20 juta, neraca ekspor-impor diyakini semakin prima dalam beberapa bulan ke depan.

Seperti dilaporkan kemarin, nilai ekspor Indonesia untuk bulan Oktober 2014 mencapai US$15,35 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 0,49% dibandingkan nilai ekspor September 2014. Sementara jika dibandingkan dengan Oktober 2013, ekspor mengalami penurunan sebesar 2,21%.

Adapun nilai impor Indonesia Oktober 2014 mencapai US$15,33 miliar atau turun 1,40% dibandingkan September 2014. Demikian pula jika dibandingkan Oktober 2013, angka impor turun 2,21%. Surplus neraca perdagangan Indonesia di bulan Oktober adalah sebesar US$0,02 miliar ($20 juta), didapat dari surplus perdagangan sektor nonmigas sebesar US$1,13 miliar dan defisit sektor migas sebesar US$1,11 miliar.

Menurut bank investasi Citi, neraca perdagangan Indonesia akan membaik dalam beberapa bulan ke depan, dengan raihan surplus antara $10 juta hingga $50 juta per bulan. Faktor penyebabnya adalah penurunan harga minyak dunia di pasar internasional.

Seperti diketahui, neraca perdagangan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir selalu tergerus oleh lonjakan harga minyak dunia. Namun di tengah fase penurunan harga saat ini, pembayaran impor migas ikut turun. Di sisi lain, harga komoditas batubara dan minyak kelapa sawit yang di-ekspor ke luar negeri justru stabil dan menciptakan ruang surplus. "Sejak November, harga penurunan harga minyak bertolakbelakang dengan pergerakan dua komoditas itu," ulas Citi dalam laporannya.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar