Rabu, 18 Januari 2017

breaking-news Bank of Canada mempertahankan suku bunga di level 0.50%.

world-economy World Economy

Survey: BOJ Akan Kembali Melonggarkan Kebijakan di Bulan Juli

Rabu, 19 Maret 2014 11:14 WIB
Dibaca 516

Monexnews - Bank of Japan akan kembali melonggarkan kebijakan di bulan Juli seiring prospek kenaikan inflasi masih terkendali dan outlook perekonomian melemah, menurut hasil survey Reuters. Negara perekonomian terbesar ketiga di dunia terhadap mencetak tingkat pertumbuhan yang terkuat diantara negara industri lainnya pada semester pertama tahun 2013, dipicu oleh kebijakan reflasioner Perdana Menteri Shinzo Abe. Namun tingkat pertumbuhan telah melambat ke sekitar 1% dalam beberapa kuartal belakangan seiring tingkat belanja modal dan konsumsi melemah. Tekanan tambahan yang datang saat pajak penjualan nasional akan dinaikkan 2 pekan lalu kemungkinan akan meyakinan petinggi BOJ untuk menambah jumlah stimulus, menurut hasil survey.

"Sejumlah data ekonomi untuk bulan April-Juni yang menunjukkan dampak kenaikan pajak penjualan akan menjadi bahan pertimbangkan di bulan Juli dan mungkin akan menunjukkan perekonomian lebih lebah dari anggapan BOJ," ucap Yoshimasa Maruyama, kepala ekonom pada Itochu Economic Research Institute. "Hal ini akan memberikan BOJ alasan untuk kembali melonggarkan kebijakan untuk mencapai target inflasi sebesar 2%."

7 dari 16 ekonom yang menjawab pertanyaan tambahan memperkirakan bank sentral untuk melonggarkan kebijakan pada pertemuan bulan Juli. 3 ekonom mengatakan BOJ akan mengambil langkah pada tanggal 30 April nanti, 2 lainnya mengatakan pada tanggal 31 Oktober dan 2 sisanya mengatakan BOJ tidak akan melonggarkan kebijakan tahun ini. Pesimisme yang tersirat dalam hasil survey tersebut kontras dengan pandangan Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda. Ia mengatakan bahwa Jepang sedang bergerak stabil keluar dari deflasi dan menuju target inflasi, dan bahwa pertumbuhan dapat mengatasi dampak kenaikan pajak serta sektor ekspor akan membaik. Namun ia juga mengatakan tidak akan ragu-ragu untuk megambil tindakan jika ia memperkirakan adanya hambatan, mengatakan bahwa “tidak ada batasan” mengenai apa yang dapat dilakukan bank sentral dalam mengubah kebijakan jika dibutuhkan.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar