Kamis, 21 September 2017

world-economy  World Economy

Survey Tankan Pekan Depan Berpotensi Menguatkan Peluang Kenaikan Pajak

Kamis, 26 September 2013 11:52 WIB
Dibaca 530

Monexnews - Survey penting Bank of Japan yang akan dirilis pekan depan diperkirakan akan menunjukkan sentimen manufaktur besar di Jepang membaik pada kuartal ketiga, menggarisbawahi pemulihan yang didukung oleh tingginya tingkat belanja swasta dan kenaikan laju sektor ekspor. Hasil survey tankan oleh bank sentral diperkirakan akan menunjukkan indeks sentimen manufaktur besar membaik 3 poin dari kuartal lalu menjadi 7, menurut ekonom. Hal tersebut akan menjadi hasil positif selama 2 kuartal berturut-turut, yang berarti jumlah responden yang optimis melebihi yang pesimis, menguatkan peluang Perdana Menteri Shinzo Abe akan memutuskan rencana kenaikan pajak penjualan penjualan mulai April tahun depan pada awal Oktober.

Abe, yang kebijakannya telah mendongrak harga saham, melemahkan yen, dan menguatkan sentimen pada negara perekonomian terbesar ketiga di dunia, diperkirakan akan membuat keputusan setelah merilis hasil survey tankan BOJ pada pukul 06:50 WIB hari Selasa pekan depan. Perdana Menteri telah memerintahkan pemerintahannya untuk merancang paket stimulus hingga akhir bulan ini, yang menurut sumber kemungkin akan berjumlah sekitar 5 trilyun yen (50 milyar dollar) untuk meredam dampak kenaikan pajak pada perekonomian.

"Tingkat ekspor membaik dengan perekonomian AS berperforma bagus dan Eropa mulai pulih sementara dollar masih berada di bawah 100 yen. Tingkat konsumsi domestik stabil begitu juga dengan kenaikan pada tingkat pekerjaan publik dan permintaan rumah," ucap analis pada NLI Research Institute. "Kami memperkirakan hasil survey tankan akan bullish. Tidak akan ada alasan apapun untuk tidak menjalankan rencana kenaikan pajak penjualan."

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar