Kamis, 19 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Swiss: Delapan Bank Diduga Ikut Manipulasi Pasar Uang

Selasa, 1 April 2014 11:34 WIB
Dibaca 784

Monexnews - Dugaan manipulasi kembali diungkap oleh pengawas usaha dan pasar investasi. Otoritas Swiss beberapa saat lalu mengumumkan dimulainya penyelidikan kasus kolusi di pasar mata uang, yang melibatkan delapan bank besar dari dalam dan luar negeri.

Komite persaingan usaha Swiss menyatakan telah menemukan indikasi manipulasi nilai tukar yang dilakukan oleh delapan bank. Modusnya adalah dengan bertukar informasi rahasia dan kongkalikong dalam aktivitas jual beli valas di pasar. "Berdasarkan info yang kami terima, pihak pengawas meyakini bahwa pergerakan mata uang sangat terpengaruh oleh aktivitas ini," ujar komite dalam statement-nya. Empat bank lokal yang masuk dalam kategori pengawasan, yaitu UBS, Credit Suisse, Julius Baer dan Zurcher Kantonalbank. Sementara daftar bank asing yang akan ikut diselidiki berisi 'muka-muka lama' yakni JP Morgan Chase, Citigroup, Barclays dan Royal Bank of Scotland (RBS). Pemerintah juga tidak menutup kemungkinan masuknya nama bank baru untuk diselidiki oleh komite pengawas usaha. "Bukan hanya bank, perusahaan perantara yang terlibat juga akan diseret ke pengadilan," demikian pernyataan otoritas.

Lembaga pengawas pasar uang di seluruh dunia memang sedang giat melakukan operasi untuk mengungkap dugaan manipulasi harga, baik oleh oknum maupun perusahaan. Pasar valas sendiri merupakan lokasi perdagangan paling likuid dengan total transaksi mencapai $5 triliun per hari. Besarnya lalu lintas dana yang terlibat turut membuka celah bagi pihak-pihak di dalamnya untuk mengambil keuntungan secara ilegal. Selain kedelapan bank tadi, pihak otoritas di negara lain juga sedang menyelidiki nama-nama besar seperti Deutsche Bank, Goldman Sachs dan HSBC. Seorang oknum Bank Sentral Inggris juga sudah didepak karena diduga ikut serta dalam praktik manipulasi pasar uang.

Sejauh ini tidak ada satupun otoritas yang menjatuhkan vonis pidana kurungan kepada pejabat perusahaan yang terbukti bersalah. Pun kalau ada, terdakwa yang diseret ke pengadilan biasanya hanya oknum yang mengaku bertindak sendiri tanpa perintah dari siapapun. Bagi bank yang tertangkap tangan ikut dalam praktik manipulasi, mereka biasanya hanya diwajibkan membayar ganti rugi dalam jumlah tertentu. Sejak skandal penipuan Libor terungkap ke publik, pelaku industri sudah menyetorkan denda total $6 miliar sebagai pembayaran penalti. Namun minim sekali orang-orang penting yang sampai dibawa ke penjara karena penyidikannya gagal menyentuh orang-orang di tampuk pimpinan tertinggi.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar