Selasa, 17 Januari 2017

world-economy World Economy

Tentara Ukraina Terus Menyerbu Ke Wilayah Separatis

Jumat, 16 Mei 2014 16:06 WIB
Dibaca 564

Monexnews -

Para diplomat AS dan Inggris bersumpah akan menghukum Rusia dengan sanksi yang lebih luas pada industrinya jika pemilu presiden pada bulan ini di ganggu di tengah tentara para pemerintah sedang bergerak untuk berperang dengan para separatis di wilayah Timur.

“Jika Rusia atau perwakilannya mengganggu pemilu,” AS dan para sekutu “akan memberlakukan sanksi di sektor ekonomi sebagai jawabannya,” kata menteri luar negeri AS John Kerry di London kemarin setelah bertemu dengan mitranya dari Inggris, Italia, Perancis, dan Jerman. Para separatis “ secara harfiah telah menabur kekacauan,” mereka berusaha untuk “berbicara dengan semua orang melalai senjata.”

Perselisihan atas resiko pemilihan umum lainnya pada ketegangan yang terjadi karena pemerintah Kiev dan sekutunya dari AS dan Eropa menyalahkan Rusia atas kekacauan di wilayah timur Ukraina. Rusia menyerukan kepada para pemberontak untuk mengadakan pembicaraan nasional yang di mulai pada tanggal 14 Mei di ibu kota yang mana telah di tolak seiring pertemuan tersebut di buka tanpa partisipasi dari pemimpin separatis.

Di wilayah timur Ukraina, tentara pemerintah menewaskan dua pemberontak di dekat kota Slovyansk dan Kramatorsk, kata presiden Ukraina sementara Oleksandr Turchynov kemarin di parlemen di Kiev. Para militan bersumpah akan mengusir tentara pemerintah dari wilayah tersebut.

“Operasi anti teroris dapat berhenti setelah senjata-senjata di serahkan dan para sandera di bebaskan,” kata Turchynov. “Kami akan melakukan dialog dengan mereka yang ingin adanya sebuah pembicaraan dan kerja sama. Kami sedang bekerja atas perubahan konstitusi untuk memperluas kekuasaan terhadap pemerintah lokal. Pada saat yang sama, orang-orang yang melakukan perang akan mendapatkan jawaban yang memadai.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar