Rabu, 18 Januari 2017

world-economy World Economy

Terbitkan Surat Hutang, Pemerintah RI Bidik Rp2 triliun

Senin, 12 Januari 2015 12:12 WIB
Dibaca 490

Monexnews - Pemerintah Indonesia akan melakukan lelang beberapa seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/sukuk negara) pada hari Selasa (13/01). Kementerian keuangan memasang target indikatif sebesar Rp2 triliun dari penerbitan 4 aset hutang.

Produk yang akan dilelang yaitu tiga seri SBSN berbasis proyek (Project-based Sukuk) serta satu seri SBSN jangka pendek. SBSN berbasis proyek yang akan dilelang yaitu seri PBS006 (reopening), PBS007 (reopening) dan PBS008 (reopening). Sementara, SBSN jangka pendek yang akan dilelang yaitu seri SPN-S 14072015 (new issuance).

SBSN seri PBS006 jatuh tempo pada 15 September 2020 dan menawarkan return sebesar 8,25%. Sedangkan seri PBS007 akan jatuh tempo pada 15 September 2040, dan menawarkan imbal hasil 9,00%. Adapun untuk seri PBS008, jatuh temponya pada 15 Juni 2016.

Penerbitan ketiga seri SBSN tersebut menggunakan akad ijarah asset to be leased, dengan underlying asset berupa proyek/kegiatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2015. Sementara seri SPN-S 14072015 akan jatuh tempo pada 14 Juli 2015 dan menawarkan return berupa diskonto. Penerbitan SBSN ini menggunakan akad ijarah sale and lease back, dengan underlying asset Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.

Lelang ini bersifat terbuka (open auction) dengan metode harga beragam (multiple price). Pada prinsipnya semua pihak, baik investor individu maupun institusi dapat menyampaikan penawaran pembeliannya (bids), namun penyampaian bids harus melalui peserta lelang yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Keuangan. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar