Minggu, 28 Mei 2017

world-economy  World Economy

Terbukti Cuci Uang, BNP Paribas Ganti Rugi Rp106 triliun

Selasa, 1 Juli 2014 11:45 WIB
Dibaca 1717

Monexnews -Bank asal Prancis, BNP Paribas, akhirnya divonis bersalah karena membantu pencucian uang nasabah dari negara-negara yang masuk dalam daftar hitam Amerika Serikat. Bank ini diwajibkan membayar pinalti sebesar $9 miliar (Rp106 triliun) karena kesalahannya itu.

Otoritas keuangan Amerika Serikat memang sudah sejak lama melakukan investigasi karena BNP Paribas terindikasi menyalahi UU money laundering di negara itu. Padahal pemerintah sudah tegas melarang bank-bank untuk mengurus transaksi nasabah dari beberapa negara 'musuh' seperti Iran dan Sudan. Proses hukum tuntas pada hari Senin kemarin setelah jaksa wilayah Manhattan, Cyrus Vance, menyatakan BNP bersalah setelah terbukti memalsukan rekaman transaksi dan berupaya melakukan konspirasi hukum di pengadilan tinggi. Baru pada hari inilah, BNP diperkirakan akan menerima vonis serupa dalam kasus pencucian uang, yang kasusnya diselidiki oleh jaksa Preet Bharara.

Dari sisi bisnis, BNP Paribas juga harus menanggung beban berat karena dilarang melakukan aktivitas kliring untuk jenis transaksi tertentu berbasis US Dollar di kantor cabangnya di kota New York selama satu tahun. "Kami akan melakukan kliring melalui bank pihak ke-tiga setelah hasil putusan ini," demikian penjelasan bank tersebut dalam rilis resminya.

Sebanyak 30 karyawan terpaksa keluar dari perusahaan karena terlibat dalam kasus pencucian uang. Sementara beberapa lainnya sudah dipecat lebih dulu sejak proses penyidikan berlangsung. "Kami meminta maaf atas kesalahan prosedur yang terjadi. Dengan ini kami juga mengumumkan rencana penguatan sistem pengawasan internal dan SOP harian," tambah BNP dalam rilisnya.

Kesepakatan pembayaran kompensasi antara kejaksaan dan BNP Paribas disambut baik oleh pelaku pasar. Harga saham bank asal Prancis ini langsung naik pada sesi perdagangan kemarin karena jumlah ganti rugi tidak sebesar perkiraan pelaku pasar. Sementara sejak awal tahun, saham BNP Paribas sudah anjlok 12% di tengah penantian atas vonis kasus yang membelitnya.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar