Jumat, 31 Maret 2017

breaking-news GDP AS Q4 direvisi naik menjadi 2.1%, Klaim Penganguran turun menjadi 258K.

world-economy  World Economy

Terbukti Suap dan Korupsi, Eks-menteri China Divonis Mati

Senin, 8 Juli 2013 11:33 WIB
Dibaca 570

Monexnews - Pengadilan China dilaporkan memberi vonis mati bagi seorang mantan pejabat kabinet hari ini. Adalah eks-menteri transportasi, Liu Zhijun, yang hidupnya tinggal menghitung hari karena terbukti bersalah atas kejahatan suap dan penyimpangan wewenang selama dua tahun masa jabatannya. Demikian berita yang dipublikasikan oleh Xinhua News Agency edisi Senin (08/07). 

Liu Zhijun dikenal juga dengan julukan "Great Leap" Liu berkat ambisi besarnya untuk memajukan teknologi kereta super cepat di China. Ia dipecat dari kuris menteri pada bulan Februari 2011 karena 'pelanggaran disiplin tingkat tinggi'. Liu kemudian terbukti membantu Ding Yuxin, seorang wanita pebisnis, untuk memenangkan tender konsultan proyek transportasi senilai 3 miliar Yuan ($489 juta). Sang menteri kemudian mendapat 'jatah' 10 juta Yuan dari kesepakatan ilegal itu. Kasus Liu sempat dipindahtangan ke pengadilan yudisial pada bulan Januari silam. Jika ditotal, jaksa penuntut menemukan 11 kasus penyimpangan berupa kesepakatan kontrak dan promosi yang ditandatangani oleh kepala kementerian. Meskipun divonis mati bukan berarti Liu akan segera dieksekusi karena sistem hukum di China membuka adanya penangguhan penahanan, di mana terbuka opsi alternatif pengasingan di penjara selama seumur hidup.

Jika ditarik ke belakang, guncangan hebat pertama kali dialami oleh kementerian transportasi China pada tahun 2011, ketika sebuah kereta super cepat mengalami kecelakaan di bagian timur kota Wenzhou dan menewaskan 172 orang. Sejak saat itu, kecaman publik kepada pemerintah terus mengemuka khususnya terkait jaminan keselamatan bagi pengguna alat transportasi umum. Kementerian dituduh mengorbankan keselamatan penumpang dan hanya berambisi menuntaskan proyek-proyek perluasan jaringan kereta cepat. Kondisi makin buruk setelah beberapa skandal korupsi terkuak ke permukaan, ditambah dengan kabar pembengkakan hutang kementerian. Atas dasar itu, pada bulan Maret lalu pemerintah China memisahkan fungsi kementerian transportasi antara peran administratif dan komersial.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar