Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

world-economy  World Economy

Terinspirasi Alibaba, Mendag Ingin Bangun Pasar Jual Beli Online

Jumat, 8 Agustus 2014 14:49 WIB
Dibaca 894

Monexnews - Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia berencana membangun fondasi untuk transaksi online (e-commerce). Fokus pertamanya adalah merancang aturan soal pasar jual beli online, yang dikaji oleh tujuh sampai sembilan panel ahli.

Tujuan dikembangkannya e-commerce adalah untuk mempermudah transaksi online secara baik dan benar. Wacana tersebut dilontarkan oleh Mendag, M.Lutfi, kepada media dalam jumpa pers hari Kamis (08/08). "Dalam dua minggu ke depan, kami akan menunjuk panel ahli yang jumlahnya antara tujuh dan sembilan untuk mengatur bentuk perdagangan online (e-commerce)," ujar Mendag. Lutfi mengatakan bahwa ide pengembangan e-commerce bermuara dari kesuksesan salah satu situs jual beli online terbesar dunia asal China, Alibaba.

"Jadi, akan diatur tentang tiga pihak yang terlibat (dalam e-commerce), yaitu siapa yang jual, siapa yang beli dan cara pembayarannya bagaimana," tambah Lutfi. Sementara untuk urusan pajak, Mendag mengatakan pemerintah tidak akan memberlakukan pajak untuk pembelanjaan melalui e-commerce. "Kalau pakai pajak, orang akan lebih memilih beli dari luar negeri. Untuk barang dari luar yang masuk ke Indonesia, baru kena pajak," imbuhnya. Pemerintah tidak ingin masalah pajak justru mengganjal minat transaksi online di masa depan.

Ia berharap animo masyarakat untuk bertransaksi di udara lebih besar ketimbang melakukan aktivitas jual beli secara langsung di toko. "Orang dari Sabang sampai Merauke bisa membeli dari internet, kemudian bisa dikirim langsung," tutupnya. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar