Jumat, 22 September 2017

world-economy  World Economy

Tingkat Belanja Modal Jepang Masih Lemah

Rabu, 11 Maret 2015 8:27 WIB
Dibaca 496

Monexnews - Tingkat pesanan inti permesinan Jepang turun sebesar 1.7% di bulan Januari, menandakan bahwa perusahaan-perusahaan masih enggan menambah belanja modal mengingat outlook ekonomi yang masih belum pasti. Data tersebut menggarisbawahi hambatan yang dihadapi Perdana Menteri Shinzo Abe dan Bank of Japan seiring mereka berusaha mendorong perusahaan agar menambah belanja upah dan peralatan dengan kebijakan stimulus mereka. Namun penurunan lebih rendah dari estimasi pasar sebesar 4.1%, memberikan sejumlah harapan bagi outlook belanja modal. Data tersebut menyusuk kenaikan sebesar 1.9% di bulan Januari.

Tingkat belanja korporat pada pabrik dan peralatan, bersama dengan pertumbuhan upah, menjadi kunci kesuksesan kebijakan Abe yang dinamakan "Abenomics" bertujuan untuk menciptakan siklus pertumbuhan yang dipimpin oleh sektor swasta. Namun perusahaan-perusahaan sejauh ini lambat dapat menerapkan rencana belanja modal mereka seperti yang terlihat pada survey tankan akibat ketidakpastian outlook perekonomian. BOJ memperkirakan belanja modal akan meningkat dalam beberapa bulan kedepan seiring perekonomian mulai bangkit dari resesi berkat rebound pada sektor ekspor dan output pabrik. Meski demikian, ketidakpastian mengenai outlook membuat ekspektasi pasar untuk penambahan stimulus oleh bank sentral tahun ini masih terbuka.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar