Sabtu, 25 Maret 2017

world-economy  World Economy

Tingkat Inflasi Jepang Menurun di Bulan Februari

Jumat, 27 Maret 2015 9:16 WIB
Dibaca 367

Monexnews - Tingkat inflasi Jepang, yang merupakan salah satu alat ukur utama bank sentral, melemah seiring belanja konsumen merosot, menyoroti melemahnya pemulihan di negara tersebut dari resesi.

Harga konsumen yang tidak termasuk makanan segar naik sebesar 2% di bulan Februari dari setahun yang lalu, hasil tersebut berada di bawah estimasi median 2.1% dari para analis.

Penurunan di dalam belanja rumah tangga dan penjualan retail, walaupun ketika pasar kerja semakin ketat dan prospek dari kenaikan upah yang membaik, menunjukkan bahwa masih adanya dampak dari kenaikan pajak pada tahun lalu. Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda mengatakan bahwa setiap penurunan pada harga hanya akan bersifat sementara dan itu tidak akan menghentikan upaya bank dalam mencapai target 2%, para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg perkirakan bahwa tambahan stimulus akan terjadi bulan Oktober.

Takuji Okubo, ekonom dari Japan Macro Advisors di Tokyo mengatakan bahwa sektor rumah tangga masih menderita dari kenaikan pajak penjulan dari bulan April lalu. Ini adalah berita buruk kembali untuk ekonomi Jepang, yang mengacu pada angka belanja.

Belanja sektor rumah tangga turun sebesar 2.9% dari setahun yang lalu, sementara itu penjualan retail turun 1.8%.

Meskipun begitu, kenaikan nilai upah ke rekor tertinggi dan harga energi yang sedang merosot seharusnya akan berikan dampak positif, sehingga BOJ seharusnya "tetap diam" dalam kebijakan moneternya, tambah Okubo.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar