Selasa, 30 Mei 2017

world-economy  World Economy

Tingkat Permintaan Emas China Lebihi 1,000 Ton Untuk Pertama Kalinya

Selasa, 11 Februari 2014 13:11 WIB
Dibaca 751

Monexnews - Tingkat konsumsi emas China melonjak sebanyak 41% di tahun 2013 untuk melebihi 1,000 ton untuk pertama kalinya, menurut salah satu lembaga industri pada hari Senin, seiring penurunan tajam pada harga emas menarik minat pembeli perhiasan dan emas batangan. Kenaikan tajam pada tingkat permintaan telah membantu China menjadi konsumen emas no.1 dunia dan akan mendukung harga emas, yang terpukul tahun lalu akibat ekspektasi tapering stimulus ekonomi AS oleh Federal Reserve dan berkurangnya tingkat permintaan dari negara consumer besar lainnya India.

Tingkat konsumsi emas di China bertumbuh hingga 1,176.40 ton tahun lalu, dengan permintaan untuk perhiasan naik 43% menjadi 716.50 ton dan permintaan emas batangan naik 57% menjadi 375.73 ton, menurut situs China Gold Association. Tingkat permintaan China mencapai rekor tinggi seiring penurunan harga emas untuk pertama kalinya dalam 13 tahun di tengah membaiknya perekonomian global dan rally pada bursa saham. Harga emas turun sebanyak 28% di tahun 2013.

"Harga emas yang turun tajam menarik banyak konsumen China yang sedang mencari emas murah," ucap Chen Min, analis pada Jinrui Futures di Shenzhen. "Emas akan terus menjadi investasi yang menarik di China dalam jangka pendek seiring harga nampak stabil dekat $1,200 per ons," ucap Chen.

Data bulan lalu menunjukkan tingkat impor China dari Hong Kong di tahun 2013 naik lebih dari 2 kali lipar daripada tahun sebelumnya untuk mencapao rekor 1,158.162 ton. Data dari asosiasi industri juga menunjukkan output emas China di tahun 2013 naik sebesar 6.2% dari tahun sebelumnya menuju rekor tinggi 428.163 ton, membuat China sebagai produsen emas terbesar di dunia untuk ketujuh tahun berturut-turut.

Data tingkat konsumsi emas di China tidak mengikutsertakan tingkat permintaan dari bank sentral, di mana cadangan emas berada pada 33.89 juta ons (1,054 ton), tidak berubah sejak April 2009, menurut data terkini dari situs bank sentral. Pihak China terakhir kali mengumumkan kenaikan pada cadangan emasnya di tahun 2009 dan tidak merevisi data tersebut sejak waktu itu, meski ada spekulasi pasar belakangan ini bahwa bank sentral telah mengakumulasi cadangan emas dan akan mengumumkan revisi pada data tersebut. Cadangan mata uang asing milik China, yang merupakan terbesar di dunia, naik mencapai 3.82 trilyun dollar pada akhir tahun 2013.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar