Senin, 29 Mei 2017

world-economy  World Economy

Tony Abbott Tak Mampu Tahan Kepergian Toyota

Rabu, 12 Februari 2014 17:58 WIB
Dibaca 503

Monexnews - Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, mengatakan tidak ada yang bisa ia lakukan untuk mencegah Toyota menghentikan produksi di negeri kangguru tersebut. Sementara partai oposisi menyatakan kekhawatiran kepergian Toyota tersebut dapat memicu krisis ekonomi.

Raksasa otomotif Jepang tersebut pada hari Senin mengatakan akan berhenti memproduksi kendaraan di Australia pada tahun 2017, akibat tingginya biaya produksi, tingginya nilai tukar aussie, dam pangsa pasar yang kecil. Keputusan tersebut akan menghentikan industri manufaktur otomitif di Australia yang telah berumur 66 tahun.

Keputusan Toyota tersebut mengikuti Mitsubishi yang menutup pabriknya lima tahun lalu, Ford akan menghentikan produksi pada tahun 2016, dan raksasa otomotif AS, General Motors, yang mengumumkan akan menutup perakitan Holden pada tahun 2017.

Matinya industri otomotif di Australia telah memicu perdebatan politik, Partai Buruh yang merupakan oposisi menyalahkan pemerintah untuk tidak berusaha mencegah kepergian Toyota. Serikat pekerja mengatakan 50.000 tenaga kerja kemungkinan kehilangan pekerjaan.

Abbott mengatakan puluhan juta dollar telah disuntikkan ke industri mobil yang sakit dalam beberapa tahun terakhir, namun tidak berhasil. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar