Sabtu, 27 Mei 2017

world-economy  World Economy

Tren Meredanya Tekanan Inflasi Masih Berlanjut

Senin, 4 November 2013 10:15 WIB
Dibaca 358

Monexnews - Tren meredanya tekanan inflasi masih berlanjut pada Oktober 2013. Inflasi Oktober 2013 tercatat rendah yakni sebesar 0,09% (mtm) atau 8,32% (yoy), sehingga memperkuat indikasi bahwa inflasi telah kembali ke pola normal bulanannya dalam 5 tahun terakhir. Perkembangan inflasi Oktober 2013 dipengaruhi oleh inflasi kelompok pangan yang masih melanjutkan deflasi sebesar 0,80% (mtm), meskipun tidak sedalam perkembangan di bulan sebelumnya karena tertahan kenaikan harga komoditas, terutama cabai merah. Inflasi kelompok administered prices juga terus menurun pasca-kenaikan harga BBM bersubsidi di bulan Juni dimana pada Oktober 2013 tercatat cukup rendah sebesar 0,25% (mtm). Sementara itu, inflasi inti tercatat 0,34% (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya.

Sejalan dengan perkiraan Bank Indonesia, neraca perdagangan pada September 2013 mencatat defisit sebesar 0,7 miliar dolar AS. Defisit dikarenakan menurunnya surplus neraca perdagangan nonmigas menjadi 0,5 miliar dolar AS dan meningkatnya defisit neraca perdagangan migas menjadi 1,2 miliar dolar AS. Turunnya surplus neraca perdagangan nonmigas dipengaruhi oleh impor nonmigas yang tumbuh lebih cepat (26,3% mtm) dibandingkan pertumbuhan ekspor nonmigas (18,6% mtm). Dengan realisasi pada September 2013 ini, defisit neraca perdagangan Indonesia pada triwulan III-2013 tercatat menurun, dari defisit 3,1 miliar dolar AS pada triwulan sebelumnya menjadi 2,9 miliar dolar AS. Bank Indonesia memperkirakan penurunan defisit neraca perdagangan akan berkontribusi positif pada penurunan defisit transaksi berjalan di triwulan III-2013.


Sumber: Siaran Pers Departemen Komunikasi Bank Indonesia

www.bi.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar