Senin, 24 Juli 2017

world-economy  World Economy

Tren Surplus Neraca Perdagangan Mulai Terlihat

Jumat, 28 Maret 2014 9:54 WIB
Dibaca 591

Monexnews - Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan tren surplus neraca perdagangan akan mulai terjadi pada Bulan Februari hingga akhir tahun 2014. Hal tersebut didukung oleh kebijakan Bank Indonesia (BI) terkait pengendalian nilai tukar serta mulai adanya kembali ekspor mineral olahan.

“Kalau Januari (2014) defisit karena larangan ekspor (mineral mentah), tapi setelah itu ada potensi surplus,” demikian dikatakan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Kamis (27/3). Menurutnya, dampak larangan ekspor mineral mentah sudah mulai berkurang pada Bulan Februari lalu, sehingga potensi surplus neraca perdagangan semakin besar. “Mudah-mudahan dampak larangan (ekspor) minerba sudah mereda, maksudnya mereda yang dulu tidak boleh diekspor dan diproses, (sekarang) hasil proses sudah diekspor menjadi barang jadi atau setengah jadi,” terangnya.

Di sisi lain, lanjutnya, kebijakan BI dalam mengendalikan nilai tukar rupiah ke arah melemah membuat kinerja ekspor meningkat dan impor menurun. Selain itu, tingkat bunga yang tinggi juga turut memberikan tekanan pada kinerja impor. “Ini semua akan menurunkan defisit neraca perdagangan,” tuturnya.(ans)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar